PWNU Jateng: Kita Bakal Sediakan Relawan Pemulasaran Jenazah Covid -19
NU Online · Rabu, 6 Januari 2021 | 00:15 WIB
Samsul Huda
Kontributor
Semarang, NU Online
Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah menyiapkan dan sediakan relawan untuk membantu rumah sakit-rumah sakit yang kekurangan tenaga pemulasaraan jenazah korban Covid-19 dan harus dirawat sesuai dengan syariat Islam.
Rais PWNU Jateng KH Ubaidullah Shodaqoh mengatakan, semakin banyaknya umat Islam yang meninggal dunia karena Covid-19 menjadikan manajemen sejumlah rumah sakit di Jateng kewalahan dalam melakukan pemulasaraan jenazah secara Islam, terutama proses pemandiannya.
"Pemandian jenazah hukumnya fardlu kifayah, namun karena keterbatasan petugas yang ngurus, banyak yang kurang terurus dengan sempurna . Maka hukumnya fardhu ain bagi orang yang mendapati ketika tidak ada orang lain atau tidak ada orang yg mampu melakukan pememulasaraan," kata kiai Ubaid di Semarang, Selasa (5/1).
Disampaikan, penyiapan relawan pemulasaraan jenazah Covid-19 ini merupakan perwujudan tanggung jawab NU terhadap jenazah-jenazah korban covid yang harus dirawat dan diurus sesuai dengan syariat Islam.
"Relawan-relawan yang disiapkan itu, sebelum diterjunkan di lapangan akan dibekali dengan berbagai kemampuan dan fasilitas pengamanan yang memenuhi standar protokol kesehatan (prokes) sehingga terjamin keamanan dan keselamatannya," ujarnya.
Dia menambahkan, penyiapan relawan itu ditangani perangkat PWNU Jateng yang menangani masalah kesehatan yakni Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU), Persatuan Dokter Nahdlatul Ulama (PDNU), dan PW GP Ansor Jateng.
Ketua PWNU Jateng Muhammad Muzamil mengatakan, tugas yang diemban NU di era pandemi Covid-19 ini semakin berat dan harus diselesaikan, terutama banyaknya info yang menyebutkan ada sejumlah jenazah Covid-19 yang tidak dimandikan karena terbatasnya petugas.
"Karena itulah saat ini PWNU Jateng menginisiasi penyiapan relawan Pemulasaraan jenazah covid 19 dengan memanfaatkan potensi yang dimiliki NU.
Kami berharap langkah ini dapat menjadi salah satu solusi atas munculnya kendala yang dihadapi umat Islam dalam menghadapi kelangkaan petugas pemulasaraan jenazah covid di tengah banyaknya korban covid yang meninggal dunia," pungkasnya.
Kontributor: Samsul Huda
Editor: Abdul Muiz
Terpopuler
1
Pemerintah Tetapkan Idul Adha 1447 H Jatuh 27 Mei 2026
2
Tim Hisab Rukyat: Hilal Awal Dzulhijjah 1447 H Penuhi Kriteria MABIMS, Idul Adha Diperkirakan 27 Mei 2026
3
Hilal Terlihat, PBNU: Idul Adha 1447 H Rabu, 27 Mei 2026
4
Menhan Sebut Seluruh Kabupaten di Jawa Akan Dikawal Batalyon Teritorial pada 2026
5
Tiga Jurnalis Indonesia Bersama Aktivis Ditangkap Israel, Dewan Pers Minta Pemerintah Bertindak
6
Ambruknya Rupiah Dinilai Tekan Rakyat Kecil, DPR Soroti Harga Kebutuhan Pokok
Terkini
Lihat Semua