Pamekasan, NU Online
Ribuan masyarakat memadati jalan Asam Manis II Larangan Tokol, Tlanakan, Pamekasan, Ahad (22/4) kemarin. Mereka berkumpul guna memeringati hari lahir (Harlah) PMII yang ke-52 yang digelar PMII STAIN Pamekasan.<>
Acara yang dimulai sekitar 09.00, itu diformat dengan pengajian akbar dan temu alumni PMII STAIN Pamekasan. Acara tersebut dihadiri oleh 500-an kader PMII STAIN Pamekasan.
"Selain itu, ada 100 undangan. Termasuk bupati Pamekasan (KH Kholilurrahman, red) dan aliansi komisariat PMII se-Madura," tutur salah satu panitia, Abd Waris, kepada NU Online saat dihubungi Ahad (22/4) malam.
Dari awal acara hingga penutupan, terlihat sekali betapa masyarakat Pamekasan dan kader-kader PMII STAIN Pamekasan bersemangat memperingati Harlah PMII. Mereka membetahkan diri sembari menikmati 2 atraksi musik tradional, Tongtong Madura.
Adapun penceramah yang tampil dalam Harlah tersebut adalah da'i kondang Madura dari pesantren Annuqayah, Guluk-Guluk, Sumenep, KH Muhajir Bahruddin. Dalam ceramahnya, Kiai Muhajir sangat kagum dengan semangat kader-kader PMII atas keterlibatan untuk melakukan kontrol kebijakan pemerintahan.
Dikatakannya, PMII sudah dikenal sebagai organisasi yang peka terhadap persoalan bangsa. PMII menjadi salah satu organisasi yang selalu tegas menyikapi masalah kebijakan pemerintah yang kurang pro rakyat. Maka, menguatkan citra itu menjadi sebuah keharusan bagi kader-kader PMII.
Redaktur : SudartoMurtaufiq
Kontributor : Hairul Anam
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Seni Berlapang Dada di Tengah Ujian Kehidupan dari Imam al-Qusyairi
2
Khutbah Jumat: Menata Hati di Tengah Zaman Penuh Fitnah
3
Khutbah Jumat: Keutamaan Melaksanakan Puasa Ayyamul Bidh
4
Tiga Peserta Meninggal, Amnesty Minta Latsarmil Pengelola Kopdes Dihentikan
5
Harga Barang Naik, Rakyat Menjerit: Di Mana Letak Tawakal dan Kritik Kebijakan?
6
Khutbah Jumat: Mengambil Teladan Abdurrahman bin Auf dalam Membangun Bisnis yang Berkah
Terkini
Lihat Semua