Ribuan Santri Lirboyo Diinstruksikan Puasa Untuk Minta Hujan
NU Online · Selasa, 14 November 2006 | 08:03 WIB
Kediri, NU Online
Ribuan santri Pondok Pesantren Lirboyo, Kota Kediri, Jawa Timur, diinstruksikan menjalankan ibadah puasa empat hari sebagai salah satu kegiatan ritual meminta hujan. "Para santri diwajibkan puasa empat hari, mulai hari ini sampai Jumat depan," kata Pengurus Ponpes Lirboyo Nabil Harun, Selasa pagi.
Di penghujung amalan puasa nanti, para santri Lirboyo akan dikerahkan menuju lapangan Aula Al Muktamar untuk menjalankan salat sunnah istisqa’ atau salat untuk meminta hujan. "Kemarin para pengasuh sudah mengumumkan instruksi puasa dan salat istisqa’ ini yang kami tindak lanjuti dengan menerbitkan surat edaran," ujarnya.
<>Tidak hanya santri, masayarakat luas yang ingin mengikuti salat istisqa’ dipersilakan datang ke tanah lapang sebelah barat Aula Al Muktamar, Jumat siang (17/11) sekitar pukul 12.30 WIB atau usai salat jumu’ah."Ibadah ini tidak hanya khusus santri, masyarakat luas pun dipersilakan mengikuti karena masalah ini adalah masalah kita bersama," kata Nabil menegaskan.
Sementara itu beberapa hari terakhir ini suhu udara di Kediri dan sekitarnya mencapai titik tertinggi antara 38 sampai 39 derajat celsius pada siang hari, demikian data BMG Sawahan.
Sejauh ini tidak ada tanda-tanda hujan akan turun di Kediri, kendati di daerah-daerah lain seperti beberapa kawasan di Trenggalek dan Tulungagung sempat hujan rintik-rintik meski hanya beberapa saat. (ant/mad)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Menyambut Dzulhijjah dengan Semangat Beribadah
2
Khutbah Jumat: Sejarah dan Keutamaan Hari Jumat sebagai Sayyidul Ayyam
3
LF PBNU Rilis Data Hilal Awal Dzulhijjah 1447 H, Idul Adha Berpotensi 27 Mei 2026
4
Rentetan Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi' Picu Kritik dan Perdebatan Publik
5
Khutbah Jumat: Jangan Iri Hati Ketika Orang Lain Lebih Sukses
6
MK Sebut Jakarta Masih Berstatus Ibu Kota Negara, Lalu IKN?
Terkini
Lihat Semua