Surabaya, NU.Online
Penetapan awal puasa 1 Ramadhan 1424 Hijriah Nahdlatul Ulama (NU) akan diputuskan setelah dilakukan rukyat, Sabtu (25/10). Tim Rukyat dari PWNU Jatim siap diterjunkan di 15 titik yang telah ditentukan. Apabila pada tanggal tersebut tim rukhyat sudah melihat bulan ( Wujudul Hilal), maka NU akan menetapkan awal puasa akan dilaksanakan, Ahad, (26/10). Namun jika hilal belum tampak, maka awal puasa akan ditetapkan pada 27 Oktober 2003.
Hal itu disampaikan Ketua PW NU Jatim Drs H Ali Maschan Moesa kepada wartawan kemarin. Menurutnya, PWNU akan menentukan 1 Ramadhan 1424 H ( awal puasa), setelah melakukan rukyat.
<>“Insya Allah, tanggal 25 Oktober 2003 lusa (besok, red), Tim Rukyat akan memantau di 15 titik yang sudah kami tentukan. Tujuannya untuk melihat hilal,” katanya. Seperti biasa, NU Jatim telah menentukan 15 titik, untuk melakukan rukyat, diantaranya di Kenjeran dan Tanjung Kodok. Tim dari PW NU Jatim siap bekerja untuk melihat penampakkan bulan. (kd-sby)
Terpopuler
1
Ancam Ekosistem Pertembakauan, Lesbumi PBNU Tolak Rancangan Aturan Kemenko PMK dan Kemenkes soal Tembakau
2
Kapten Timnas Iran Kritik FIFA, Sebut Piala Dunia 2026 'Bencana' dan Berjalan Tidak Adil
3
Pemerintah Tetapkan Logo Resmi HUT ke-81 RI, Ini Makna Desain dan Cara Unduhnya
4
DPR Desak Latsarmil Calon Manajer Kopdes Dihapus, Negara Bisa Hemat Lebih dari Rp1 Triliun
5
Hari Bhayangkara Ke-80, Presiden Prabowo Klaim Polri Berkontribusi pada Ketahanan Pangan dan MBG
6
BMKG Prediksi El Nino Berlangsung hingga Setahun, Wilayah Selatan Berpotensi Dilanda Kekeringan
Terkini
Lihat Semua