Semarakkan Muharram, NU Care-LAZISNU Nganjuk Gelar Khitan Massal
NU Online · Ahad, 30 Agustus 2020 | 04:15 WIB
Nganjuk, NU Online
Sejumlah kalangan banyak menggelar kegiatan ritual saat bulan Muharram. Cara berbeda dilakukan pengurus NU Care-LAZISNU Kabupaten Nganjuk yang memeriahkan tahun baru Islam kali ini dengan menggelar khitanan massal. Kegiatan dipusatkan di Kantor PCNU Nganjuk, Sabtu (29/8).
Para peserta khitanan sejumlah 17 merupakan anak utusan dari pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) di Kabupaten Nganjuk. Mereka adalah warga kurang mampu dan ada juga dari kalangan yatim.
Mereka tampak bahagia, lantaran akan menunaikan satu kewajiban sebagaimana syariat Islam menggariskan hukum khitan. Meski sebagian dari mereka tampak ada yang ketakutan, namun semua proses dapat dilalui dengan baik.
"Acara ini berhasil kami gelar berkat kerjasama LAZISNU dibantu Lembaga Kesehatan NU (LKNU)," ungkap Ketua LAZISNU Nganjuk Subhan Aburizal.
Acara ini juga sebagai syiar kepada para donatur LAZISNU dan Nahdliyin yang belum mengetahui kegiatan ini. Pada saat yang sama, para peserta dihibur oleh iringan musik gambus religi. Fasilitas yang diterima masing-masing lainnya peserta yaitu baju, kopiah, sarung, dan uang saku.
Subhan juga menyatakan syukurnya karena program Gerakan Koin NU Peduli LAZISNU Nganjuk berjalan optimal dan hasilnya bisa dirasakan secara masyarakat luas. "NU Care-Lazisnu sebagai lembaga pengelola dana umat, akan mengimplementasikan program dengan transparan, bertanggung jawab serta profesional sehingga bantuan yang dititipkan masyarakat benar-benar tersalurkan dengan tepat sasaran," ungkapnya.
Sekretaris PCNU Nganjuk H Hasyim Afandi berharap agar kegiatan ini tidak hanya berhenti kali ini saja, mengingat masih banyak anak yatim dan duafa yang tentu mengharapkan kontribusi LAZISNU. Jika memungkinkan, kegiatan serupa dapat dilakukan di berbagai titik di Nganjuk.
"Semoga acara ini istikamah dan ke depan pesertanya makin banyak," harapnya.
Kegiatan ini mendapat sambutan meriah dari orang tua dan anak-anak. Sarjianto, salah satu orang tua mengungkapkan bahwa sudah meniatkan anaknya untuk dikhitan, namun terkendala biaya.
"Alhamdulillah, anak saya bisa disunat gratis, semoga barokah di khitan melalui LAZISNU," ungkap Sarjianto.
Kontributor: Hafidz
Editor: Kendi Setiawan
Terpopuler
1
Pemerintah Tetapkan Idul Adha 1447 H Jatuh 27 Mei 2026
2
Tim Hisab Rukyat: Hilal Awal Dzulhijjah 1447 H Penuhi Kriteria MABIMS, Idul Adha Diperkirakan 27 Mei 2026
3
Hilal Terlihat, PBNU: Idul Adha 1447 H Rabu, 27 Mei 2026
4
Menhan Sebut Seluruh Kabupaten di Jawa Akan Dikawal Batalyon Teritorial pada 2026
5
Tiga Jurnalis Indonesia Bersama Aktivis Ditangkap Israel, Dewan Pers Minta Pemerintah Bertindak
6
Ambruknya Rupiah Dinilai Tekan Rakyat Kecil, DPR Soroti Harga Kebutuhan Pokok
Terkini
Lihat Semua