Siapapun Presidennya, NU Jember Dukung PNPM Dipertahankan
NU Online · Rabu, 25 Juni 2014 | 00:00 WIB
Jember, NU Online
PCNU Jember mendukung agar Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri perdesaan dan perkotaan dipertahankan dan dilanjutkan oleh pemerintahan mendatang.
<>
Dukungan tersebut dikemukakan oleh Wakil Sekretaris Pengurus NU Cabang Jember, Moch. Eksan, ketika memberikan ceramah dalam acara pemberian santunan anak yatim piatu PNPM Mandiri Perdesaan, di lapangan Kecamatan Bangsalsari, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Sabtu (21/6/2014).
"Programnya nyata dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas. “Karena itu, kami berharap agar PNPM bisa dilanjutkan, siapapun presidennya nanti,” ujarnya.
Eksan menegaskan, PNPM masih sangat relevan dan kontekstual, sebagai bagian dari pemberantasan kemiskinan sekaligus pembukaan kesempatan lapangan pekerjaan baru. Ia mencontohkan SPP (Simpan Pinjam Perempuan) yang selama beberapa tahun belakangan menjadi sumber pendanaan pengembangan usaha mikro di desa dan di kota, khususnya masyarakat miskin.
"Para pelaku usaha mikro memanfaatkan dana ini. Ini tak lepas dari kesadaran para peminjam, bahwa utang harus dibayar. Bila tidak justru merugikan diri sendiri secara material dan spiritual," katanya.
Menurut pengasuh pesantren mahasiswa Nuris 2 Jember itu, sejak digulirkan pada 2007 hingga 2013, sudah digelontorkan Rp 56 triliun oleh pemerintah, dengan tingkat kebocoran 0,4 persen.
"Keberhasilan program ini tak lepas dari pelibatan para tokoh masyarakat, pelaku pemberdayaan, dan masyarakat umum dalam perencanaan, pelaksanaan, pengawasan dan pemanfaatan program tersebut.” katanya. (aryudi a razaq/abdullah alawi)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Menyambut Dzulhijjah dengan Semangat Beribadah
2
LF PBNU Rilis Data Hilal Awal Dzulhijjah 1447 H, Idul Adha Berpotensi 27 Mei 2026
3
Khutbah Jumat: Sejarah dan Keutamaan Hari Jumat sebagai Sayyidul Ayyam
4
Rentetan Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi' Picu Kritik dan Perdebatan Publik
5
Khutbah Jumat: Jangan Iri Hati Ketika Orang Lain Lebih Sukses
6
MK Sebut Jakarta Masih Berstatus Ibu Kota Negara, Lalu IKN?
Terkini
Lihat Semua