SMA Ma'arif 1 Pamekasan Bersiap Luncurkan Video Galeri Batik
NU Online · Rabu, 2 Oktober 2019 | 03:00 WIB
Suasana pengambilan gambar untuk video galeri batik di SMA Maarif 1 Pamekasan (Foto: NU Online/Hairul Anam).
Hairul Anam
Kontributor
Pamekasan, NU Online
Setelah menjadi ikon sekolah adiwiyata swasta ternama, SMA Ma'arif 1 Pamekasan, Madura tampak tidak jemu dalam berkreasi. Hasilnya, sekolah yang dinaungi Lembaga Pendidikan (LP) Maarif NU tersebut kini punya ikon baru sebagai sekolah batik.
Ikon sebagai sekolah batik, sejauh ini terus mendapat sambutan hangat dari berbagai pihak. Bahkan, Bupati Pamekasan Ra Baddrut Tamam pernah dibuat terkesima kala SMA Maarif 1 Pamekasan melangsungkan pameran batik beberapa waktu lalu.
Guna menguatkan ikon prestisius tersebut, SMA Ma'arif 1 Pamekasan kini mencanangkan launching galeri batik. Peluncuran yang dijadwalkan 11 November bulan depan tersebut, kini menjadi perbincangan hangat di Kabupaten Pamekasan, khususnya di lingkungan Nahdliyin sendiri.
"Hari ini pembuatan videonya. Kita total dalam pembuatannya, sehingga juga pakai drone. Nanti setelah shooting, kami kirimkan hasilnya ke sampean," ujar Abusiri, guru senior SMA Maarif 1 Pamekasan saat dihubungi Rabu (2/10) pagi.
Dalam persiapannya, tampak para pelajar NU bersemangat membatik kain satu persatu. Mereka tampak fokus dan telaten mencelup sekaligus menggores kain dengan kuas batik.
Dalam adegan membatik itu, mereka total membatik beneran agar hasilnya sesuai harapan. Kain batik yang terhampar di hadapannya, tampak seakan anaknya yang sedang didandani.
"Banyak manfaat dari kegiatan ekstrakurikuler ini. Di samping mengasah skill kewirausahaan, setidaknya juga menajamkan fokus dan kesabaran mereka dalam bekerja," tegas Abusiri.
Pihak sekolah yakin, tambahnya, aktivitas positif yang ditekuni selama proses belajar, pasti akan memberi dampak positif sebelum dan setelah mereka menyelesaikan pendidikannya di SMA Ma'arif 1 Pamekasan.
"Kami bersyukur semangat siswa-siswi kami, berbanding lurus dengan spirit Pemkab Pamekasan yang menjadikan batik sebagai salah satu ikon andalannya," ujar Abusiri.
Penegasan tersebut, tambahnya, bisa dicermati dari semangat Bupati Pamekasan Ra Baddrut Tamam yang terus-menerus menggelorakan batik tulis khas Pamekasan.
"Kendaraan dinas pun beliau batik. Muaranya, dapat penghargaan bergengsi yaitu Piagam MURI. Semangat pelajar kami berbanding lurus dengan gairah pemerintah dalam mendorong pengrajin batik makin berdaya," tukasnya.
Pewarta: Hairul Anam
Editor: Aryudi AR
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Syukur Batin dan Syukur Lahir: Mengakui Nikmat dan Menggunakannya untuk Taat
2
Khutbah Jumat: Isi Hati dengan Maaf, Bukan dengan Dendam
3
Khutbah Jumat: 2 Sikap Hidup yang Menjadi Ladang Kebaikan
4
Ketua Umum PBNU Terima PP IPNU-IPPNU, Kongres November Diminta Respons Tantangan Era AI
5
Hasil Muktamar Ke-35 NU Segera Disosialisasikan ke PWNU dan PCNU
6
Khutbah Jumat: 3 Cara Menggunakan Harta yang Baik Menurut Imam Al-Ghazali
Terkini
Lihat Semua