Blora, NU Online
SMK Ma’arif, Tunjungan, Blora, Jawa Tengah, kini menambah tiga jurusan. Yakni, jurusan teknik otomotif ringan, teknik otomotif berat dan teknik listrik. Ketiga jurusan tersebut akan dibuka pada masa pendaftaran siswa baru pada Juli 2012.
”Betul, kami tengah menyiapkan tiga jurusan baru. Yakni, otomotif ringan, otomotif berat dan listrik,” ujar Kepala SMK Ma’arif, Tunjungan, Blora, H Suratman, kepada NU Online.
<>
Dengan dibukanya tiga jurusan baru tersebut, berarti nantinya SMK Ma’arif akan memiliki enam jurusan. Karena, SMK kebanggaan warga NU di Kabupaten Blora itu sebelumnya telah memiliki tiga jurusan. Yakni, jurusan teknik komputer jaringan (TKJ), jurusan akuntasi dan jurusan pemasaran.
Dibukanya tiga jurusan tersebut, diharapkan akan makin memantapkan posisi SMK Ma’arif Tunjungan dalam upaya membantu masyarakat meningkat SDM nya. Sebab, selama ini SMK Maarif menjadi salah satu SMK favorit di Kabupaten Blora.
Selain SMK Ma’arif, warga NU di Kabupaten Blora juga memiliki puluhan SMK/MA/SMA. Untuk SMK yang dikelola warga NU antara lain SMK Ma’arif Tunjungan, SMK Khozinatul Ulum Todanan, SMK NU Kunduran, SMK NU Kartoyudo, SMK NU Tunjungan, SMK Sarimulyo Ngawen, SMK Al-Hikmah Ngadipurwo, SMK Al-Ihklas Beran, SMK Al-Alif Tunjungan dan SMK Nusantara Banjarejo, dan SMK An-Nur Sendangwungu Banjarejo.
Warga NU Blora juga memiliki sejumlah Madrasah Aliyah (MA). Antara lain MA Khozinatul Ulum Blora, MA Sultan Agung Ngawen, MA Ma’arif Randublatung, MA Kartoyudo Kedungtuban, MA Sunankalijaga Cepu, MA Almuhamad Cepu, MA Safinatunnaja Tunjungan dan MA Mojowetan Banjarejo. Sementara untuk SMAnya antara lain SMU Menden, SMA MUN Ngawen
Redaktur : Mukafi Niam
Kontributor: Sholihin Hasan
Terpopuler
1
Sidang Pleno Muktamar NU Sepakati Ketum PBNU Dipilih melalui AHWA
2
LPJ PBNU 2021–2026 Diterima Aklamasi, Gus Yahya Sampaikan Terima Kasih dan Minta Maaf
3
Dijual Setan Muktamar
4
Gus Yusuf Maju sebagai Caketum PBNU, Klaim Tak Langgar AD-ART NU
5
Khutbah Jumat: Mengambil Teladan dari Model Kepemimpinan Nabi
6
Khutbah Jumat: Ketika Manusia Merusak Alam, Saatnya Meneladani Rasulullah Saw
Terkini
Lihat Semua