Yayasan Shuffah Salurkan Qurban Lewat Ansor Pakuan Ratu
NU Online · Selasa, 22 September 2015 | 18:09 WIB
Waykanan, NU Online
Yayasan Shuffah Blambangan Umpu menyalurkan bantuan kurban satu ekor sapi bagi Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Pakuan Ratu Kabupaten Waykanan Provinsi Lampung sebagai upaya berbagi untuk masyarakat tidak mampu di daerah cukup berada di pedalaman daerah setempat itu.
<>
"Dalam konteks resmi, tidak ada hubungan antara Shuffah dan Ansor. Namun karena paham dengan organisasi pemuda Nahdlatul Ulama tersebut, kami memiliki 'trust', mereka bisa amanah saat dititipi sesuatu," ujar Ketua Yayasan Shuffah Blambangan Umpu Khairul Huda, di Blambangan Umpu, Selasa (22/9).
Sapi disalurkan untuk kurban tersebut merupakan hasil dari Tabungan "Qurma" atau Qurban Jama-jama (bersama-sama) sejumlah masyarakat dan aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Waykanan.
Mereka menabung Rp200 ribu per bulan atau membayar langsung Rp2,4 juta per tahun. Hasil dari Qurma dibelikan satu ekor sapi jika ada tujuh orang. Sisa uang pembelian hewan kurban digunakan untuk membantu beberapa anak yatim piatu disekolahkan Yayasan Shuffah Blambangan Umpu.
Tabungan Qurma merupakan solusi berkurban kambing dengan cara ringan dan bermanfaat dan mulai dilaksanakan oleh Yayasan Shuffah tahun 2014 dengan sejumlah tujuan, seperti meringankan biaya kurban karena bisa dicicil, mengeratkan ukhuwah dan kasih sayang sesama dan menjamin adanya pasar bagi peternak kecil.
"Semangatnya ialah untuk beribadah dan sosial, bukan untuk mencari keuntungan. Dalam Surat An Nisaa Allah berfirman: Sesungguhnya orang-orang yang memakan harta anak yatim secara zalim, sebenarnya mereka itu menelan api sepenuh perutnya dan mereka akan masuk ke dalam api yang menyala-nyala. Adapun Rasulullah bersabda: Jauhilah oleh kalian tujuh perkara yang merusak, salah satunya memakan harta anak yatim," ujar alumni Universitas Gajah Mada Yogyakarta itu menegaskan.
Ketua PAC Gerakan Pemuda Ansor Pakuan Ratu Bakti Ghozali menyambut baik penyaluran hewan qurban tersebut melalui organisasinya. "Qurma merupakan upaya bagus dan perlu ditingkatkan. Terima kasih atas kepercayaan diberikan untuk Ansor Pakuan Ratu," ujar Bakti.
Yayasan Shuffah Blambangan Umpu merupakan lembaga berbadan hukum, memiliki tujuan utama mendirikan Panti Asuhan Mandiri untuk memutus siklus kemiskinan dan keterbelakangan dengan melaksanakan kegiatan pengembangan profesi bagi individu, anak-anak yatim piatu.
Harapannya, saat purna belajar nantinya, anak-anak Panti Asuhan Mandiri memiliki empat bekal, yakni pendidikan formal, agama, keterampilan serta modal supaya ke depan mereka mampu menjadi lokomotif pembangunan diri dan bangsa ini. (Syuhud Tsaqafi/Mukafi Niam)
Terpopuler
1
PWNU dan PCNU Se-Yogyakarta dan Jawa Tengah Tolak Pembatasan Ahwa hingga Perubahan Kedudukan Rais Aam
2
Khutbah Jumat: Tahun Baru Hijriah, Momentum Upgrade Diri Menuju Muslim yang Lebih Baik
3
Khutbah Jumat: Spirit Muharram untuk Menghadapi Era Modern
4
Usulan LF PBNU Atasi Perbedaan Awal Bulan Hijriah di Tengah Kesepakatan Imkanur Rukyah
5
Khutbah Jumat Bahasa Jawa: Nguri-uri Kamulyaning Wulan Muharram
6
Khutbah Jumat: Pesan Rasulullah, Jangan Mencari-cari Kesalahan Orang Lain
Terkini
Lihat Semua