Institut Fashion Pertama Dibuka di Arab Saudi
NU Online · Sabtu, 12 Oktober 2013 | 08:03 WIB
Riyadh, NU Online
Sebuah institut yang mengajarkan fashion dan design akan dibuka di awal tahun ini di Riyadh, menurut Wafa Al-Rashid, CEO Raffles Education Middle East, seperti dilaporkan oleh Al-Eqtisadiah.
<>
“Ini merupakan institut pertama dalam bidnag ini yang akan mengajarkan mahasiswa fashion dan bagaimana mendesain pakaian secara profesional dengan menggunakan standar global,” kata Al-Rashid dalam sebuah konferensi press press baru-baru ini di Riyard, seperti dilaporkan oleh Saudi Gazette.
Dia membutuhkan waktu selama dua tahun untuk mendapatkan izin membuka sekolah tersebut. Dia mencoba mendapatkan izin membuka kolese untuk mengajarkan fashion, tapi tidak mendapatkan izin. Angkatan pertama akan menampung sekitar 25 mahasiswi yang akan memilih jurusan yang disediakan, diantaranya, manajemen fashion, menjahit dan desain dasar, dan desain interior. Semua siswa harus mendaftar dalam program bahasa Inggris karena seluruh perkuliahan dilakukan dalam bahasa Inggris.
Puteri Reema Bin Bandar, CEO Alfa International Group, mengatakan sebuah partnership strategis dengan antara Harvey Nichols dan Raffles Education Middle East, telah disepakati untuk mendidik mahasiswi Saudi tentang seni desain dan fashion.
“Perempuan Saudi harus dilengkapi dengan ketrampilan untuk membuat usaha di industri kecil dan mendapatkan pekerjaan,” kata Putri Reema.(mukafi niam)
Foto: Al Arabiya
Terpopuler
1
Logo Munas dan Konbes NU 2026, Unduh di Sini
2
Munas-Konbes NU 2026 di Ploso Bakal Dihadiri Lebih dari 500 Peserta dan Peninjau
3
Bahlil Janji BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir 2026, Pertamax Malah Melonjak Jadi Rp16.250 per Liter
4
Gelar Konfercab X, PCINU Australia-New Zealand Tegaskan Wajah Diaspora NU yang Inklusif dan Bermanfaat
5
Gempa M7,7 di Mindanao Filipina, BMKG: Akibat Aktivitas Subduksi Lempeng
6
Gempa M7,8 Guncang Filipina: 35 Orang Meninggal Dunia, Ribuan Bangunan Rusak
Terkini
Lihat Semua