Iran Sampaikan Pesan Saling Menghormati pada AS
NU Online · Selasa, 18 Juni 2013 | 09:30 WIB
Teheran, NU Online
Presiden terpilih Iran Hassan Rouhani, Senin, mengatakan Amerika Serikat mesti "mengakui hak nuklir Iran" agar Republik Islam tersebut memasuki perundingan dengan Washington.
<>
Masalah "hubungan Iran dengan Amerika Serikat adalah persoalan rumit dan sulit," kata Rouhani. "Namun, kami takkan melanjutkan ketegangan yang meningkat."
"Setiap pembicaraan dengan Amerika Serikat mesti dilandasi atas kepentingan dan saling menghormati, serta landasan yang sejajar," kata Rouhani sebagaimana dilaporkan Xinhua.
Dilanjutkannya perundingan dengan Amerika Serikat harus memiliki "sejumlah syarat: para pejabat AS tak boleh mencampuri urusan dalam negeri Iran; mereka mesti mengakui semua hak Iran termasuk hak nuklir; dan Amerika Serikat mesti menghentikan tindakan sepihak terhadap Iran", katanya.
"Setiap orang mesti lebih mengetahui bahwa Pemerintah Iran selanjutnya takkan pernah mengendurkan hak Iran yang tak bisa dibantah," katanya. Ia menegaskan, "Jika kami melihat i`tikad baik (dari Amerika Serikat), kami akan melakukan tindakan membangun kepercayaan di dalam kepentingan rakyat kami."
Redaktur: Mukafi Niam
Sumber : Antara
Terpopuler
1
Mengenal Enam A’wan PBNU 2026-2031 dari Kalangan Guru Besar dan Rektor Perguruan Tinggi
2
Khutbah Jumat: Keutamaan Mendoakan Keluarga yang Sudah Meninggal pada Hari Jumat
3
Khutbah Jumat: Sedekah Jumat Berkah, Menghidupkan Hari Mulia dengan Kebaikan
4
Khutbah Jumat: Menjaga Diri dari Maksiat Digital di Era Media Sosial
5
PBNU Sosialisasikan AD/ART Baru, Konferensi PWNU, PCNU, dan PCINU Dimulai 1 November 2026
6
Khutbah Jumat: Peran Masyarakat, Pemerintah dan Keluarga dalam Menciptakan Lingkungan Bebas Perundungan
Terkini
Lihat Semua