Jamaah Haji yang Meninggal akan Dibadalkan, Gratis dan Dapat Sertifikat
NU Online · Jumat, 16 Juni 2023 | 06:00 WIB
Mahbib Khoiron
Penulis
Makkah, NU Online
Jamaah haji yang meninggal dunia sebelum puncak haji akan mendapatkan layanan badal haji dari pemerintah. Selain gratis, layanan ini juga menyediakan sertifikat untuk jamaah yang dibadalkan.
Badal haji merupakan pelaksanaan ibadah haji oleh seseorang atas nama jamaah haji yang berhalangan, termasuk yang meninggal dunia.
Direktur Bina Haji Kementerian Agama Arsad Hidayat menjelaskan, jamaah yang berhak mendapatkan badal haji adalah mereka yang meninggal setelah masuk asrama haji sampai menjelang pelaksanaan wukuf.
Baca Juga
Niat Badal Haji
Jamaah lainnya yang berhak mendapatkan badal haji adalah mereka yang sakit berat atau punya ketergantungan pada alat-alat di rumah sakit.
"Kondisinya mungkin lumayan cukup parah, sehingga dia tidak bisa dimobilisasi. Nah itu bisa juga masuk kategori (dapat badal haji)," papar Arsad.
Menurut data Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) pada Kamis (15/6/2023), pukul 16:52 waktu Arab Saudi, ada 66 jamaah yang wafat sebelum pelaksanaan wukuf sebagai inti ibadah haji.
Kepala Seksi Bimbingan Ibadah Daerah Kerja (Daker) Makkah KH Zulkarnain Nasution mengatakan, semua jamaah haji yang wafat sudah terdata dan akan dibadalkan oleh negara.
Ia menyampaikan, sekarang pemerintah sudah membuka pendaftaran untuk orang yang bersedia membadalkan jamaah haji yang wafat. Mereka yang membadalkan jamaah haji yang wafat adalah petugas haji yang sudah berhaji.
"Ditambah tenaga pendukung yang sudah berhaji, mereka juga akan menjadi prioritas kita untuk membadalkan jamaah haji yang wafat," ujar Kiai Zulkarnain di Makkah, Kamis (15/6/2023).
Ia menjelaskan, tahun ini mereka yang mendaftar untuk membadalkan jamaah haji yang wafat sudah mencapai sekitar 150 orang. Artinya jumlah yang mau membadalkan cukup signifikan, melebihi jumlah jamaah haji yang wafat sampai saat ini.
Pewarta: Mahbib Khoiron
Editor: Syamsul Arifin
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Kemarau Panjang, Saatnya Muhasabah dan Ikhtiar
2
Kemenag Buka Program Persiapan Studi ke Luar Negeri, Ini Syarat dan Cara Daftarnya
3
Ngaji Al-Hikam, Kiai Miftach Ungkap Makna Keramat dalam Perjalanan Spiritual
4
Khutbah Jumat: Jangan Biarkan Rakyat Berjuang Sendiri Saat Bencana
5
Baca Doa Ini untuk Jaga Kesehatan Mental
6
Banjir Landa Sejumlah Pemukiman di 7 Kecamatan Abdya, Warga Diminta Tetap Waspada
Terkini
Lihat Semua