Jordania akan Ambil Tindakan Tegas Pasca Pembunuhan Hakimnya
NU Online · Selasa, 11 Maret 2014 | 17:58 WIB
Amman, NU Online
Menteri Negara Jordania Urusan Media, Mohammad Momani, pada Senin (10/3) mengatakan bahwa negaranya akan melakukan tindakan tegas terhadap Israel, setelah seorang hakimnya ditembak tentara Israel di perbatasan, demikian laporan TV Jordania.
<>
Ia menyatakan, pemerintah Jordania sedang menunggu hasil dari penyelidikan mengenai penembakan seorang hakim di tempat penyeberangan Jembatan Allenby antara Jordania dan Tepi Barat Sungai Jordan, serta berharap bisa menerima hasilnya pada Selasa siang ini.
"Kami mengikuti secara seksama penyelidikan itu. Ketika kami memperoleh hasilnya, kami akan mengumumkan tindakan tegas. Kami juga akan melakukan tindakan terhadap mereka yang terlibat dalam pembunuhan hakim tersebut," kata Momani.
Saat menteri itu berbicara kepada wartawan televisi, ratusan orang Jordania berkumpul di dekat Kedutaan Besar Israel di Ibu Kota Jordania, Amman. Bahkan, sebagian orang berusaha memasuki gedung kedutaan tersebut.
Pasukan keamanan Jordania menutup semua jalan menuju gedung kedutaan itu, dan mencegah demonstran mendekatinya.
Tentara Israel pada Senin menembak hingga tewas seorang pria di tempat penyeberangan Jembatan Allenby antara Tepi Barat dan Jordania.
Satu sumber kehakiman memberitahu Kantor Berita China Xinhua bahwa orang yang tewas tersebut adalah seorang hakim Jordania yang bekerja di Pemeriksaan Awal Pengadilan di Amman.
"Kami diberitahu Hakim Raed Zeiter dibunuh oleh tentara Israel di perbatasan Allenby," kata sumber yang tak disebutkan jatirinya itu kepada Xinhua.
Sebelumnya, beberapa media melaporkan orang yang tewas tersebut berkebangsaan Palestina.
Pada Senin petang, Kementerian Luar Negeri Jordania memanggil kuasa usaha Israel di Amman, dan menyeru Pemerintah Israel agar segera memulai penyelidikan mengenai peristiwa itu. (antara/mukafi niam)
Terpopuler
1
Sembilan Hakim MK Diadukan ke MKMK karena Tunjukkan Ijazah Gibran ke Pemohon
2
Innalillahi, Ketua PWNU Jawa Tengah 2003-2013 KH Muhammad Adnan Wafat
3
PBNU Sosialisasikan AD/ART Baru, Konferensi PWNU, PCNU, dan PCINU Dimulai 1 November 2026
4
UU Satu Data Indonesia Disahkan, Transfer Data ke Luar Negeri Wajib Persetujuan DPR
5
Khutbah Jumat: Keutamaan Mendoakan Keluarga yang Sudah Meninggal pada Hari Jumat
6
Sosialisasi Hasil Muktamar ke-35, PBNU Ubah Lembaga Wakaf Jadi Lembaga Aset dan Wakaf
Terkini
Lihat Semua