Komisi Palestina Catat 34 Serangan Pemukim Israel terhadap Petani, Lahan Zaitun hingga Pembakaran Pohon
NU Online · Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:00 WIB
Ramallah, NU Online
Komisi Perlawanan Kolonisasi dan Tembok Palestina mencatat 34 serangan yang dilakukan pemukim Israel terhadap petani Palestina, lahan pertanian, dan hasil panen sejak Jumat (16/10/2026) pagi.
Dalam keterangannya yang dirilis WAFA, komisi tersebut menyebutkan bahwa serangan terjadi di enam kegubernuran, yakni 15 serangan di Ramallah dan al-Bireh, 13 di Nablus, masing-masing dua di Salfit dan Jenin, serta masing-masing satu di Tulkarm dan Hebron.
Serangan tersebut mencakup pemukulan terhadap petani zaitun, pemaksaan agar petani meninggalkan lahan, penahanan, pencurian hasil panen dan peralatan pertanian, serta pembakaran pohon dan kendaraan.
Berdasarkan data sementara, sedikitnya 19 warga Palestina terluka dalam rangkaian serangan tersebut. Sejumlah korban juga mengalami sesak napas akibat paparan gas air mata. Korban mencakup anak-anak, perempuan, lansia, jurnalis, dan petugas penyelamat.
Jurnalis dan Anak-anak Jadi Korban
Di wilayah Ramallah dan al-Bireh, serangan dilaporkan terjadi di Turmus Ayya, Abu Falah, Burqa, Deir Jarir, Abwein, kawasan sekitar Birzeit, Barham, al-Taybeh, Ramon, dan Kafr Ni'ma.
Dua jurnalis asing termasuk di antara korban luka. Salah satunya adalah fotografer asal Amerika Serikat, Heidi Levine.
Laporan tersebut juga menyebutkan bahwa dua bersaudara berusia delapan dan 12 tahun serta ayah mereka yang berusia 45 tahun terluka ketika pemukim menyerang keluarga itu saat memanen zaitun di Burqa.
Di Kegubernuran Nablus, tiga warga Palestina terluka saat memanen zaitun di Asira al-Qibliya, sedangkan dua petani lainnya terluka di Beita.
Pasukan Israel memaksa para petani meninggalkan lahan di dataran selatan Al-Lubban ash-Sharqiya dan menyita hasil panen mereka. Sementara itu, pemukim Israel yang disebut mendapat perlindungan pasukan Israel menyerang petani zaitun di Wadi Abwein, mencuri hasil panen dan peralatan mereka, serta memaksa para petani meninggalkan kawasan tersebut.
Serangan juga dilaporkan menyasar petani di Qabalan, Burin, dan Majdal Bani Fadil. Adapun pencurian buah zaitun terjadi di Aqraba.
Petani Dipaksa Meninggalkan Lahan
Di Kegubernuran Salfit, sekelompok pemukim menyerang para pemetik zaitun di sebelah barat Deir Ballut. Setelah itu, pasukan Israel memaksa para petani meninggalkan lahan mereka.
Pasukan Israel juga menahan dua bersaudara yang sedang memanen zaitun di Wadi Qana, Deir Istiya. Di sebelah utara Kota Salfit, pasukan tersebut menembakkan gas air mata ke arah petani hingga mereka terpaksa meninggalkan lahan.
Di Kegubernuran Jenin, petani dipaksa meninggalkan lahan mereka di Jalbun. Sementara itu, Murad dan Qais Darar ditahan pasukan Israel ketika memanen zaitun di Barta'a.
Di Shufa, Kegubernuran Tulkarm, pasukan Israel dilaporkan menahan dan mengikat para petani. Mereka juga menyita telepon seluler, kartu identitas, dan hasil panen milik para petani tersebut.
Kendaraan dan Pohon Dibakar
Rangkaian serangan tersebut juga menimbulkan kerusakan material. Sebanyak lima kendaraan dilaporkan dibakar, empat di antaranya di Turmus Ayya, termasuk kendaraan Pertahanan Sipil Palestina. Satu kendaraan lainnya dibakar di Asira al-Qibliya.
Selain itu, dua kendaraan disita di Abwein. Sejumlah kendaraan lain mengalami kerusakan. Pohon-pohon juga dibakar, sementara hasil panen dan peralatan pemetikan zaitun dicuri.
Komisi Perlawanan Kolonisasi dan Tembok Palestina menyatakan bahwa serangan berulang, larangan mengakses lahan, pemaksaan agar petani meninggalkan tanah mereka, dan penahanan semakin memperbesar kerugian petani serta menghambat penyelesaian musim panen.
Komisi tersebut mendesak adanya perlindungan efektif agar petani dapat mengakses lahan dengan aman dan melanjutkan kegiatan pertanian. Komisi juga menyerukan pertanggungjawaban terhadap pihak-pihak yang terlibat dalam serangan.
Komisi menegaskan bahwa angka-angka tersebut masih bersifat sementara karena proses pemantauan dan verifikasi masih berlangsung.
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Bahaya Dengki terhadap Keluarga dan Tetangga
2
Berikut Daftar Wakil Rais Aam PBNU Periode 2026-2031 Beserta Bidangnya
3
Prabowo Lantik Empat Wakil Menteri, Kepala BNPB, dan Pimpinan Badan Pengelola Gambut
4
Gus Ipul: Jangan Campuradukkan Muktamar NU dengan Persoalan Lain
5
Khutbah Jumat: Pentingnya Membantu Korban Kebakaran Hutan dan Lahan
6
Judi Online, Racun Keharmonisan Keluarga dan Kesehatan Mental
Terkini
Lihat Semua