Muslim Bantu Bangun Gereja di Philipina
NU Online · Selasa, 17 Desember 2013 | 15:35 WIB
Jakarta, NU Online
Sebuah komunitas Muslim di Philipina mengejutkan tetangga Kristen mereka dengan membangun kembali gereja Katolik yang hancur akibat pertempuran antara pemerintah dengan pemberontak akhir September lalu.
<>
“Kami berpikir mereka hanya membangun kembali masjid yang rusak,” kata Jimmy Villaflores, kepala desa Santa Catalina kepada Inquirer Mindanao.“Kami tidak pernah mendengar Muslim membantu membangun kapel sebelumnya.”
Kapel yang asalnya dibangun pada awal 1980-an hampir sepenuhnya runtuh di tanah selama pertikaian tersebut, tetapi sekarang, setelah proses pengerjaan selama sebulan, hampir sepenuhnya terbangun kembali.
Michael Ufana dari paroki Saint Joseph mengapresiasi langkah kelompok “Esperanza” (harapan), yang dibentuk oleh pensiunan polisi Sukarno Ikbala dan sekelompok profesional Muslim yang melakukan pekerjaan tersebut dan membantu memperkuat ikatan komunitas.
Ikbala mengatakan, “Saya tidak ingin komunitas Kristen melihat kami sebagai orang yang buruk karena kita semuanya adalah korban,” tambahnya. “Kami berharap bahwa upaya kecil tersebut akan menghasilkan sesuatu yang indah.” (worldbulletin/mukafi niam)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Menyambut Dzulhijjah dengan Semangat Beribadah
2
Film Pesta Babi: Antara Pembangunan dan Kezaliman atas Tanah Adat
3
Khutbah Jumat: Sejarah dan Keutamaan Hari Jumat sebagai Sayyidul Ayyam
4
Khutbah Jumat: Jangan Iri Hati Ketika Orang Lain Lebih Sukses
5
MK Sebut Jakarta Masih Berstatus Ibu Kota Negara, Lalu IKN?
6
Kemenhaj Tetap Izinkan Jamaah Haji Bayar Dam di Tanah Air
Terkini
Lihat Semua