Penggrebekan Imigran Gelap di Saudi Tewaskan Dua Orang
NU Online · Senin, 11 November 2013 | 13:11 WIB
Riyadh, NU Online
Kepolisian Arab Saudi pada Ahad (10/11) mengumumkan bahwa dua orang meninggal dunia dan 68 orang cedera dalam bentrokan yang terjadi di Riyadh, Arab Saudi, pekan lalu.
<>
Menurut pengumuman Kepolisian Arab Saudi yang dilansir Saudi Press Agency, korban tewas terdiri atas satu warga Arab Saudi dan satu orang tak dikenal.
Sementara di antara orang yang cedera, ada 28 warga negara Arab Saudi dan 40 orang asing.
Juru Bicara Kepolisian Riyadh mengatakan kerusuhan berawal ketika beberapa orang yang tak dikenal terlibat dalam aksi kekerasan di jalanan sempit di Ibu Kota Arab Saudi itu dan menyerang warga dengan batu serta benda tajam.
Menurut stasiun TV Al Arabia, beberapa orang tak dikenal itu adalah pekerja gelap dari Ethiopia yang melawan penangkapan sebagai bagian dari upaya Pemerintah Arab Saudi melakukan penertiban di seluruh negeri setelah berakhirnya masa pengampunan enam-bulan pada awal tahun ini.
Juru Bicara Kepolisian Riyadh juga mengumumkan penangkapan 561 penghasut kerusuhan dan orang tak dikenal yang terlibat dalam kerusuhan yang menyebabkan 104 kendaraan rusak tersebut, demikian seperti dilansir kantor berita Xinhua. (antara/mukafi niam)
Terpopuler
1
Film Pesta Babi: Antara Pembangunan dan Kezaliman atas Tanah Adat
2
Kemenhaj Tetap Izinkan Jamaah Haji Bayar Dam di Tanah Air
3
200 Ribu Anak Terpapar Judol, Komdigi: Peran Tokoh Agama hingga Orang Tua Penting sebagai Benteng
4
Tim Hisab Rukyat: Hilal Awal Dzulhijjah 1447 H Penuhi Kriteria MABIMS, Idul Adha Diperkirakan 27 Mei 2026
5
LBH Sarbumusi Desak APH Tindak Dugaan Penyelewengan Dana MBG
6
Pemerintah Tetapkan Idul Adha 1447 H Jatuh 27 Mei 2026
Terkini
Lihat Semua