Perpustakaan Mini Kini Jadi Trend di Dunia
NU Online · Jumat, 15 November 2013 | 03:01 WIB
Jakarta, NU Online
Sesuai sebutannya, perpustakaan ini hanya menyediakan beberapa buku, biasanya hanya dalam hitungan puluhan, di tempatkan di kotak kecil dengan aneka bentuk di depan rumah-rumah warga.
<>
Orang bisa membaca, meminjam, atau menyumbangkan buku.
"Pekan lalu, kami mendapatkan 11 buku baru," kata Kevin Sullivan, salah seorang pengelola perpustakaan mini di Bethesda, di pinggiran Washington DC, kepada kantor berita AFP dan dilansir oleh BBC Indonesia.
"Perpustakaan ini sebagai hadiah untuk istri saya. Ia kutu buku," katanya.
Sullivan punya koleksi 30 buku di kotak yang ia tempatkan di depan garasi rumahnya, sebagian adalah buku-buku anak.
Mendunia
Ia dan istrinya tinggal tidak jauh dari sekolah dan mereka berharap orang tua dan murid menyempatkan waktu membaca buku-buku tersebut.
Konsep perpustakaan mini diperkirakan lahir di satu kota kecil di negara bagian Wisconsin pada 2009 ketika Todd Bol membangun 'rumah buku' untuk menghormati ibunya yang baru saja meninggal.
Di rumah buku itu ia tempatkan koleksi buku-buku milik orang tuanya dan di atasnya ditulis papan pengumuman berbunyi "buku-buku gartis".
Tak lama kemudian tetangga-tetangga Bol mengikuti jejaknya dengan membuat kotak dengan aneka ukuran dan bentuk dan mengisinya dengan buku.
Kotak buku ini biasanya ditaruh di depan garasi atau di pagar rumah.
Kini perpustakaan mini menyebar hingga Ukraina dan Pakistan.
Pada Oktober lalu Bol mengirim tak kurang dari 20 perpustakaan mini ke Ghana.
"Sekarang ada 15.000 perpustakaan mini di 55 negara, di 50 negara bagian. Rata-rata ada 700-1.000 perpustakaan mini muncul setiap bulannya," kata Bol. (mukafi niam)
Foto: BBC
Terpopuler
1
Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026 usai Kalahkan Thailand Lewat Adu Penalti
2
Kemenag Buka Pelatihan Ekoteologi 2026, Ini Syarat dan Jadwal Pendaftarannya
3
Kemenag Buka Lima Program Non-Degree 2026, Pendaftaran 5-12 Oktober
4
Nyai Hj Machfudhoh Aly Ubaid, Pelita Keteladanan Sang Bu Nyai, Ahli Riyadhah, dan Politisi
5
UU Satu Data Indonesia Disahkan, Transfer Data ke Luar Negeri Wajib Persetujuan DPR
6
Hari Ke-22 Operasional, Tim SAR Temukan 2 Jasad Korban KM Virgo Transport 8
Terkini
Lihat Semua