Ribuan Manuskrip Mesir Dikirim ke Turki untuk Diperbaiki
NU Online · Senin, 10 Juni 2013 | 22:28 WIB
Jakarta, NU Online
Dewan Tinggi Mesir untuk Urusan Islam mengirimkan ribuan koleksi manuskrip keislaman yang ada di dalam negerinya ke Turki. Manuskrip tersebut akan diperbaiki dan digitalisasi di Istanbul, Turki.<>
Sebagaimana dilansir kantor berita Akhbar al-Alam (10/6), pengiriman ribuan manuskrip ini sebagai tindak lanjut dari penandatanganan kerjasama antara Dewan Tinggi Mesir untuk Urusan Keislaman dengan Biro Kerjasama Budaya Turki.
Kebanyakan dari koleksi manuskrip tersebut berusia lebih dari 500 tahun. Beberapa di antaranya berasal dari zaman pemerintahan Turki-Utsmani di Mesir. Mesir pernah menjadi wilayah bagian (provinsi) kekaisaran Turki-Utsmani selama 3,5 abad lamanya (awal abad ke-16 hingga awal abad ke-19 M).
Di antara koleksi manuskrip tersebut terdapat beberapa naskah manuskrip yang terhitung langka, semisal Kitab al-Mukhtarat min as-Syi'r al-'Arabi (1207 M), al-Ballaghah al-'Arabiyyah (1625 M), Ushul al-Fiqh (1745 M), al-Fiqh al-Hanafi (1638 M) dan al-Fiqh as-Syafi'i (1369 M).
Turki termasuk salah satu negara yang memiliki tradisi perawatan manuskrip dengan baik, utamanya manuskrip-manuskrip Islam. Manusrip-manuskrip tersebut tersimpan dalam perpustakaan atau museum dan dapat diakses oleh publik. Diantara salah satu lembaga Turki yang konsern terhadap perawatan manuskrip adalah IRCICA yang terdapat di Istanbul.
Penulis: Ahmad Syifa
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Jadi Manusia yang Menenangkan, Bukan yang Meresahkan
2
PBNU Bentuk Tim Survei Lokasi Muktamar Ke-35 NU, Sembilan Pesantren Masuk Daftar
3
Khutbah Jumat: Pesan Rasulullah tentang Kejujuran
4
Ancam Ekosistem Pertembakauan, Lesbumi PBNU Tolak Rancangan Aturan Kemenko PMK dan Kemenkes soal Tembakau
5
Khutbah Jumat: Degradasi Moral dan Kualitas Shalat
6
Khutbah Jumat: Hemat di Era Digital, Teladan Kesederhanaan Rasulullah
Terkini
Lihat Semua