Internasional

Semarak Hari Santri 2026, PCINU Taiwan Gaet Anak Muda Lewat Lomba MTQ hingga Futsal

NU Online  ·  Jumat, 9 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Semarak Hari Santri 2026, PCINU Taiwan Gaet Anak Muda Lewat Lomba MTQ hingga Futsal

Pelaksanaan lomba futsal yang diselenggarakan PCINU Taiwan dalam memeriahkan Hari Santri 2026. (Foto: Dok PCINU Taiwan)

Jakarta, NU Online

Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Taiwan menggelar beragam perlombaan untuk menyemarakkan Hari Santri 2026. Mulai dari Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), hafalan surat-surat pendek, hingga pertandingan futsal, kegiatan ini menjadi sarana silaturahim sekaligus dakwah untuk mendekatkan generasi muda kepada Nahdlatul Ulama (NU).


Ketua Pelaksana Kegiatan Hari Santri 2026 PCINU Taiwan, DRI Praptono, mengatakan kegiatan tersebut untuk pertama kalinya diselenggarakan sebagai upaya memperkenalkan NU kepada generasi Z (Gen Z), khususnya anak muda Indonesia yang tinggal di Taiwan.


“Kita mengadakan perayaan Hari Santri ini bukan sekadar untuk perayaan saja, tapi kita menarik Gen Z untuk mengenal NU melalui olahraga,” ujarnya kepada NU Online, Kamis (8/10/2026).


Menurut Praptono, perlombaan tersebut juga menjadi ruang pertemuan bagi para pekerja migran Indonesia yang memiliki minat dan hobi berbeda. Melalui kegiatan yang dekat dengan keseharian mereka, PCINU Taiwan berupaya menjadikan minat tersebut sebagai pintu masuk untuk mengenal agama dan organisasi NU.


“Jadi kita mengadakan lomba ini bukan semata-mata untuk meramaikan saja, tapi juga untuk metode dakwah kita di sini untuk mengenal tentang Nahdlatul Ulama,” tuturnya.


Futsal Diikuti 16 Tim

Praptono menjelaskan, futsal dipilih karena memiliki banyak peminat, sementara biaya penyelenggaraannya relatif terjangkau dan lapangan dapat digunakan secara gratis. Selain tim asal Indonesia, pertandingan ini juga melibatkan pemain dari Thailand serta mahasiswa asal Irak.


“Antusiasnya luar biasa sampai 36 tim yang mendaftar tetapi karena ada keterbatasan waktu jadi kami mengambil 16 tim saja,” katanya.


Selain futsal, lomba cerita pendek dan esai dibuka untuk peserta internasional. Dengan demikian, peserta dari berbagai negara dapat berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan tersebut.


“Jadi semua negara bisa ikut menjadi peserta, dari Indonesia, Korea Selatan juga ada, Jepang, terus dari Mesir,” tuturnya.


Sementara itu, lomba MTQ dan hafalan surat-surat pendek menyasar anak-anak diaspora Indonesia serta anak-anak Muslim setempat di Taiwan. Kedua perlombaan tersebut dilaksanakan di dua Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) milik NU, masing-masing di Taipei dan Taoyuan.


Adapun lomba baca kitab dilaksanakan secara daring melalui Zoom, sedangkan lomba shalawat disiarkan melalui TikTok Live.


Puncak Hari Santri Digelar 22 Oktober

Praptono menargetkan pengumuman pemenang lomba baca kitab, shalawat, dan MTQ pada 11 Oktober 2026. Sementara itu, pertandingan final futsal dijadwalkan berlangsung pada 18 Oktober 2026.


Penyerahan hadiah seluruh perlombaan akan dilaksanakan bersamaan dengan puncak peringatan Hari Santri pada 22 Oktober 2026.


“Dan ternyata ini semua peserta lombanya sangat meledak pesertanya. Antusias pesertanya sangat luar biasa,” katanya.


Ia menambahkan, upacara puncak Hari Santri oleh PCINU Taiwan direncanakan berlangsung di Taman Museum Sun Yat-sen Memorial Hall, Taipei.


Selain upacara bendera, panitia menyiapkan tujuh penampilan seni. Di antaranya pembacaan Asmaul Husna oleh majelis taklim, tartil Al-Qur’an, hadrah dari tim Jawa Central Taichung, penampilan Muslimat NU dan Fatayat NU, serta pertunjukan Pagar Nusa.

Gabung di WhatsApp Channel NU Online untuk info dan inspirasi terbaru!
Gabung Sekarang