Turki Bangun Universitas Tahfiz Al-Qur'an
NU Online · Selasa, 28 Mei 2013 | 18:04 WIB
Jakarta, NU Online
Pemerintahan Turki yang dikenal cukup sekuler kini tengah membangun universitas tahfiz Al-Qur'an. Universitas yang tercatat sebagai terbesar dan pertama di negara pewaris kekaisaran Ottoman itu direncanakan rampung tiga tahun ke depan.<>
Kantor berita Turki Cihan (26/5) melansir, universitas tersebut dibangun di atas tanah seluas 32.000 meter persegi di sebuah kawasan di provinsi Manissa, wilayah Barat Daya Turki.
Universitas tersebut merupakan pengembangan dari "pesantren" tahfiz al-Qur'an al-Hilaliyyah (Hilaliye Kur'an'in Kursu), yang sebelumnya sudah berdiri lebih dari 50 tahun di Turki dan telah melahirkan ribuan penghapal Al-Qur'an.
Menurut rencana, universitas tersebut juga akan menghimpun pusat studi al-Qur'an, institut ulumul qur'an, perpustakaan modern yang menyediakan koleksi dan referensi kajian seputar al-Qur'an dan ilmu-ilmunya, serta ilmu keislaman lainnya serta masjid agung.
Universitas tersebut juga menggratiskan semua keperluan pelajarnya, mulai dari biaya belajar, temat tinggal hingga akomodasi dan konsumsi.Â
Sejak masa pemerintahan Perdana Menteri Recep Tayyip Erdogan di tahun 2002 silam, Turki mulai meningkatkan komitmen perhatian yang sangat tinggi terhadap dunia pendidikan. Ratusan sekolah dan universitas banyak yang dibangun selama masa pemerintahan itu. Ratusan pusat belajar Al-Qur'an yang selama masa pemerintahan sebelumnya ditutup mulai kembali dibuka. Bahkan, pemerintahan menjadikan al-Qur'an sebagai materi pilihan ekstrakulikuler di sekolah-sekolah Turki.
Penulis: Ahmad Syifa
Terpopuler
1
Cinta kepada NU: Lutut Soekarno dan Lutut Saya di Muktamar
2
Menkeu Suahasil: Keuangan Negara Harus Bisa Jalankan Program Prioritas Pemerintah
3
137 Mahasantri Ma'had Aly Lolos Seleksi Administrasi Beasiswa Berkah Muktamar Ke-35 NU
4
Prabowo Bicara Ketahanan di BRICS, Rakyat Indonesia Masih Menghirup Asap Karhutla
5
Menteri Agama Lantik Basnang Said Jadi Dirjen Pesantren Pertama
6
Di KTT BRICS, Prabowo Dorong Global South Bersatu
Terkini
Lihat Semua