Jatim

Berkat Donasi Warga NU Jatim, Tujuh Fasilitas Keagamaan di Aceh Kini Berdiri Kembali

NU Online  ·  Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:05 WIB

Berkat Donasi Warga NU Jatim, Tujuh Fasilitas Keagamaan di Aceh Kini Berdiri Kembali

bantuan gedung fasilitas keagamaan dan sosial bagi korban terdampak bencana di Aceh Tamiang dan Aceh Timur. (Foto: NOJ/ISt)

Surabaya, NU Online

Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur meresmikan bantuan gedung fasilitas keagamaan dan sosial bagi korban terdampak bencana di Aceh Tamiang dan Aceh Timur, Rabu-Kamis (14-15/10/2026). Bantuan tersebut berasal dari warga NU di Jawa Timur yang disalurkan melalui Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Jatim.


Rombongan yang hadir langsung ke Provinsi Aceh, di antaranya Wakil Rais PWNU Jatim KH Abdul Matin Djawahir, Pelaksana Tugas Harian Ketua PWNU Jatim KH Muhammad Balya Firjaun Barlaman, Sekretaris LAZISNU Jatim Moch Rofi’i Boenawi, Bendahara LAZISNU Jatim Tamsil Ainnur Rizal, dan lainnya.


Pelaksana Tugas Harian Ketua PWNU Jawa Timur, KH Muhammad Balya Firjaun Barlaman mengatakan, pada momentum Hari Santri 2026 ini pihaknya meresmikan bantuan pembangunan sejumlah gedung fasilitas keagamaan dan sosial, yang pada 26 November 2025 lalu hanyut akibat banjir bandang.


"Alhamdulillah, kini fasilitas tersebut telah berdiri kembali dan diharapkan dapat menunjang kegiatan pendidikan agama bagi masyarakat setempat," ujarnya diberitakan NU Online Jatim.


Gus Firjaun sapaan akrabnya berharap, balai pengajian yang telah dibangun kembali dapat dimanfaatkan secara optimal, terutama untuk kegiatan belajar membaca Al-Qur'an dan pendidikan dasar agama bagi anak-anak.

 

“Mudah-mudahan balai ini bermanfaat, terus dijaga, dan diramaikan dengan kegiatan belajar mengajar, khususnya belajar membaca Al-Qur'an dan pendidikan dasar agama,” ungkapnya.


Ia juga mengajak masyarakat Aceh Tamiang dan Aceh Timur untuk bersama-sama menjaga dan merawat bangunan tersebut agar dapat digunakan dalam jangka panjang. Menurutnya, keberlangsungan fungsi balai pengajian membutuhkan kepedulian masyarakat, termasuk memastikan kegiatan pendidikan agama terus berjalan.


Gus Firjaun pun menyampaikan terima kasih kepada para donatur yang telah membantu proses pembangunan kembali balai pengajian dan fasilitas keagamaan lainnya. Bantuan ini diharapkan menjadi amal jariyah bagi para donatur yang telah menyisihkan sebagian hartanya untuk membantu masyarakat terdampak bencana.


“Semoga ini menjadi amal jariyah bagi para donatur dan para guru yang telah mengajarkan ilmu kepada anak-anak di kawasan ini,” tuturnya.


Sementara itu, salah satu penanggung jawab penerima bantuan, Lailawati selaku Pimpinan Balai Pengajian Rahma Nizar Aceh Tamiang menyampaikan terima kasih kepada warga NU Jawa Timur dan seluruh donatur yang telah mendukung pembangunan fasilitas keagamaan.


Ia juga mengucapkan terima kasih kepada LAZISNU Jatim atas bantuan pembangunan kembali balai pengajian. Ia berharap bantuan tersebut menjadi amal kebaikan bagi seluruh pihak yang telah terlibat dalam pembangunan kembali fasilitas pendidikan agama tersebut.


“Atas nama pimpinan Balai Pengajian Rahma Nizar, saya mengucapkan terima kasih kepada LAZISNU Jatim yang telah membangun kembali balai pengajian ini. Semoga Allah membalas segala kebaikan bapak-bapak dan ibu-ibu semuanya,” ulasnya.


Diketahui, LAZISNU Jatim membangun kembali tujuh gedung fasilitas keagamaan dan sosial di Tanah Rencong yang sebelumnya porak poranda akibat banjir bandang. Bantuan tersebut meliputi empat bangunan di Kabupaten Aceh Tamiang dan tiga bangunan di Kabupaten Aceh Timur.


Rinciannya, Pondok Pesantren Tahfidz Al-Qisroh Aceh Tamiang, Balai Pengajian Rahma Nizar Aceh Tamiang, ⁠Balai NU Tengku Ja’far Aceh Tamiang, ⁠⁠Balai NU Pondok Pesantren Tahfidz Al-Musthofa Aceh Tamiang, Balai NU TPQ Baiturrahman Aceh Timur, ⁠⁠Mushala Pondok Pesantren Darussalam Aceh Timur, dan sanitasi Masjid Amal Ikhlas Aceh Timur.


Sebelumnya, bantuan lain telah disalurkan oleh LAZISNU Jatim kepada warga terdampak bencana di dua wilayah tersebut. Di antaranya, 40 ribu porsi menu buka puasa dan sahur, Al-Qur'an dan peralatan shalat, serta ribuan logistik lainnya.

Gabung di WhatsApp Channel NU Online untuk info dan inspirasi terbaru!
Gabung Sekarang