Jelang Hari Santri 2026, Himasal Ponorogo Gelar Silaturahim Masyayikh dan Ijazah Kubro
NU Online · Selasa, 22 September 2026 | 18:00 WIB
Ponorogo, NU Online
Menjelang Hari Santri pada 22 Oktober 2026, Himpunan Alumni Santri Lirboyo (Himasal) Cabang Ponorogo menggelar Silaturahim Masyayikh dan Ijazah Kubro Kitab Hizb Hirzul Jausyan serta Dalailul Khoirot di Masjid Jami Tegalsari, Ponorogo, Ahad (20/09/2026).
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo Kediri, KH Abdullah Kafabihi Mahrus, dan diikuti sekitar 2.000 peserta dari berbagai daerah.
Rangkaian acara diawali dengan ziarah ke makam ulama besar Ponorogo, Kiai Ageng Muhammad Besari. Usai ziarah, agenda dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an, mahalul qiyam, sambutan penasihat Himasal, hingga puncaknya pengijazahan kitab Hizb Hirzul Jausyan dan Dalailul Khoirot.
Ketua Panitia, Ahmad Shobaki Al-Mubarak mengatakan, agenda ini digelar untuk menyongsong Hari Santri 2026. Di tengah gempuran arus informasi digital, menjaga dan menyambungkan sanad keilmuan kepada para masyayikh menjadi urgensi utama acara ini.
“Dengan adanya hegemoni dunia maya saat ini, banyak orang yang tidak mendalami ilmu tetapi seolah-olah berilmu. Melalui acara ini, kami ingin para alumni dan jamaah mengenal para masyayikh serta memiliki sanad keilmuan yang sahih dan bersambung langsung kepada guru-guru kita,” ujar Gus Baki panggilan akrabnya diberitakan NU Online Jatim.
Pemilihan Masjid Jami Tegalsari sebagai pusat kegiatan pun memiliki alasan historis dan strategis. Menurut Gus Baki, Kiai Ageng Muhammad Besari merupakan pionir syiar Islam di Ponorogo. Lokasi ini juga dipilih untuk mengenalkan situs bersejarah tersebut secara langsung kepada peserta luar daerah yang selama ini hanya mendengar namanya melalui cerita.
“Selain menjadi sarana bertawasul untuk keselamatan bersama di makam Kiai Ageng Muhammad Besari. Silaturahim ini menjadi wadah pemersatu, berbagai latar belakang, pangkat, dan profesi berkumpul untuk saling mengenal dan mengingat kembali jati diri kita,” pungkasnya.
Sebagai informasi, setelah diadakan ijazah kubro ini, akan diadakan pula pembacaan kitab Hizb Hirzul Jausyan serta Dalailul Khoirot di Masjid Jami Tegalsari, pada Sabtu (17/09/2026) lalu.
Terpopuler
1
Ngaji Al-Hikam, Kiai Miftach Ungkap Makna Keramat dalam Perjalanan Spiritual
2
Tanah Wakaf NU di Yogyakarta Dikembangkan Jadi Kampung Reforma Agraria Berbasis Wakaf Produktif
3
Pengumuman 50 Mahasantri Ma'had Aly Penerima Beasiswa Berkah Muktamar Ke-35
4
Pernah Zina, Haruskah Jujur kepada Calon Suami?
5
Pelatihan Manajemen Bencana NU Care-LAZISNU Tidak Sekadar Mengejar Jumlah Relawan
6
Maulid Nabi di Masjid Istiqlal, Muslimat NU Tekankan Penguatan Perempuan
Terkini
Lihat Semua