Daerah

Sambut Hari Santri 2026, JQH NU DIY dan UNU Yogyakarta Siap Gelar MTQ 

NU Online  ·  Senin, 27 Juli 2026 | 07:00 WIB

Sambut Hari Santri 2026, JQH NU DIY dan UNU Yogyakarta Siap Gelar MTQ 

Audiensi dan silaturahim PW JQH NU DIY dengan jajaran pimpinan UNU Yogyakarta, Jumat (24/7/2026). (Foto: Bramma Aji Putra)

Yogyakarta, NU Online

Pengurus Wilayah Jam’iyyatul Qurra’ wal Huffazh Nahdlatul Ulama Daerah Istimewa Yogyakarta (PW JQH NU DIY) bersinergi dengan Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Yogyakarta bakal menggelar Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ). Agenda ini jadi bagian dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2026. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada 18 Oktober 2026 di Kampus UNU Yogyakarta.

 

Rencana penyelenggaraan MTQ tersebut dibahas dalam audiensi dan silaturahim PW JQH NU DIY dengan jajaran pimpinan UNU Yogyakarta, Jumat (24/7/2026).

 

Rombongan dipimpin Ketua PW JQH NU DIY, KH Ujang Sihabudin, yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Kelembagaan dan Syiar Agama Islam Bidang Penerangan Agama Islam, Zakat, dan Wakaf (Penais Zawa) Kanwil Kementerian Agama DIY.

 

Audiensi diterima oleh Wakil Rektor Bidang Kepesantrenan UNU Yogyakarta, Dr. H. Abdul Ghoffar, M.B.A., beserta jajaran kampus. Pertemuan tersebut menghasilkan komitmen bersama untuk memperkuat kolaborasi dalam syiar Al-Qur’an sekaligus meningkatkan pembinaan generasi Qur’ani di Daerah Istimewa Yogyakarta.
KH Ujang Sihabudin menjelaskan, MTQ ini tidak sekadar menjadi ajang perlombaan, tetapi juga menjadi media pembinaan, pengembangan bakat, dan syiar Islam di kalangan santri.

 

“Momentum Hari Santri Nasional harus menjadi ruang untuk menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an. Melalui MTQ ini, kami ingin menghadirkan pembinaan yang berkelanjutan sekaligus melahirkan qari, hafiz, mufassir, dan seniman kaligrafi yang berprestasi,” ujarnya.

 

“MTQ PW JQH NU DIY akan mempertandingkan enam cabang lomba, yaitu Tilawah Al-Qur’an; Tahfiz Al-Qur’an; Tafsir Al-Qur’an; Kaligrafi Al-Qur’an; Qira’at Sab’ah; dan Tartil Al-Qur’an,” terang Ujang.

 

Peserta merupakan santri pondok pesantren Al-Qur’an, baik jenjang pelajar maupun mahasiswa, yang menjadi utusan resmi kontingen Pengurus Cabang (PC) JQH se-DIY.

 

Melalui kolaborasi antara organisasi keagamaan dan perguruan tinggi, penyelenggara berharap MTQ dapat menjadi wadah bagi santri untuk meningkatkan kemampuan membaca, menghafal, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an, sekaligus mengukir prestasi dalam momentum Hari Santri Nasional 2026.

 

“Kegiatan ini juga diharapkan semakin memperkuat sinergi antara lembaga pendidikan tinggi dan organisasi keagamaan dalam membangun ekosistem pembinaan Al-Qur’an yang berkelanjutan di Daerah Istimewa Yogyakarta,” pungkas Ujang.

 

Kontributor: Bramma Aji Putra

Gabung di WhatsApp Channel NU Online untuk info dan inspirasi terbaru!
Gabung Sekarang