PBNU Perpanjang Masa Kepengurusan PWNU Jatim hingga 2024, Ini Alasannya
NU Online · Senin, 4 September 2023 | 07:00 WIB
Surabaya, NU Online
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) secara resmi memperpanjang masa khidmah kepengurusan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jatim. Keterangan tersebut berdasarkan Surat Keputusan PBNU nomor: 267.c/A.II.04/09/2023 tentang Perpanjangan Masa Khidmah dan Perubahan Susunan PWNU Jawa Timur Antar Waktu.
Diketahui, sejatinya masa kepengurusan PWNU Jatim berakhir pada tanggal 3 September 2023. Namun, sebagaimana dalam SK PBNU di atas, masih dalam proses menunggu hasil verifikasi dan validasi untuk dapat menyelenggarakan Konferensi Wilayah (Konferwil).
Sebab itu, sebelumnya PWNU Jatim diminta agar segera mengajukan surat permohonan perpanjangan masa khidmat kepengurusan, berdasarkan surat PBNU nomor: 840/PB.03/A.I.03.44/99/08/2023 perihal Jawaban atas Surat Permohonan Izin Penyelenggaraan Konferwil NU Jatim.
Perpanjangan SK kepengurusan PWNU Jatim itu terhitung sejak 3 September 2023 atau 17 Safar 1445 Hijriyah dan berakhir hingga 3 Maret 2024. Tercatat, masa perpanjangan itu terhitung selama 6 bulan.
“Memperpanjang Masa Khidmah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Timur Selama 6 (enam) bulan terhitung sejak diterbitkannya Surat Keputusan ini,” demikian bunyi SK PBNU di bagian memutuskan poin pertama.
SK tersebut mengalami sejumlah perubahan nama susunan kepengurusan. Hal tersebut sebagaimana keterangan dalam SK disebutkan, bahwa karena beberapa pejabat Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Timur berhalangan tetap karena meninggal dunia dan rangkap jabatan.
“Memperbaharui susunan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Timur Antar Waktu, sebagaimana Surat Keputusan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Nomor: 267.b/A.II.04.d/02/2020 tanggal 10 Jumadil Akhiroh 1441 H/ 4 Februari 2020 M tentang Pengesahan PWNU Jawa Timur Antar Waktu Masa Khidmat 2020-2023, dengan susunan pengurus sebagaimana terlampir,” demikian dalam SK PBNU poin kedua.
SK PBNU tersebut ditandatangani oleh Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar, Katib Aam PBNU KH Akhmad Said Asrori, Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf, dan Sekretaris Jenderal PBNU Drs H Syaifullah Yusuf.
Terpopuler
1
PBNU Terima Kasih kepada Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026
2
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Gubernur BI Siapkan Dua Langkah Penguatan
3
Imbas Rupiah Melemah, Menkeu Sebut Pedagang Tahu dan Tempe Mulai Tertekan
4
Kasus Suap Izin Tinggal WNA, Citra Indonesia Tercoreng di Mata Dunia
5
NU Abad Kedua: Masihkah Kita Berani Berpikir Melampaui Diri Sendiri?
6
Kiai Azaim Harap Kekerasan di Pesantren Masuk Materi Munas-Konbes hingga Muktamar ke-35 NU
Terkini
Lihat Semua