PP IPNU Berikan Penghargaan kepada Pendiri dan Penggerak Organisasi
NU Online · Senin, 14 Agustus 2023 | 07:00 WIB
Pasuruan, NU Online
Pimpinan Pusat (PP) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) memberikan 4 penghargaan kepada pendiri dan penggerak IPNU. Penghargaan tersebut diberikan saat acara pembukaan Konferensi Besar (Konbes) dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PP IPNU di Taman Budaya Candra Wilwatikta, Kabupaten Pasuruan, Jum'at (11/8/2023).
Ketua Umum PP IPNU Muh Agil Nur Zaman mengatakan, penghargaan diberikan kepada 4 tokoh IPNU zaman dahulu, yaitu KH Tolchah Mansur, KH Munsif Nahrowi Thohir, KH Nuril Huda, dan KH Thabrani Basir.
"Penghargaan tersebut diberikan untuk memberikan pengakuan atas apa yang beliau jalani pada saat berproses dan membesarkan IPNU," ujarnya.
Menurutnya, ini merupakan caranya untuk menghargai perjuangannya sekaligus sebagai tanda terima kasih karena terus mendampingi pada saat berproses.
"Beliau-beliaulah yang telah mendirikan dan menggerakkan IPNU hingga saat ini, bahkan semakin besar," terangnya.
Sementara pengurus PP IPNU, Moh Kurniawan menambahkan, penghargaan tersebut diberikan karena yang menggagas, menggerakkan dan selalu mendampingi dari dulu hingga sekarang.
"Keempat tokoh inilah yang mendirikan sekaligus penggerak IPNU, dan alhamdulilah mereka selalu mendampingi," tambahnya.
Dalam pantauan NU Online Jatim, KH Tolchah Mansur diwakili oleh putrinya Hj Syafira Mahrusyah, KH Nuril Huda diwakili oleh PW IPNU Jawa Barat, KH Thabrani Basir diwakili oleh PW Kalimantan Selatan dan KH Munsif Nahrowi Thohir sekertaris 1 IPNU pada zaman KH Tolchah Mansur yang sampai sekarang masih hidup.
Terpopuler
1
PBNU Terima Kasih kepada Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026
2
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Gubernur BI Siapkan Dua Langkah Penguatan
3
Imbas Rupiah Melemah, Menkeu Sebut Pedagang Tahu dan Tempe Mulai Tertekan
4
Kasus Suap Izin Tinggal WNA, Citra Indonesia Tercoreng di Mata Dunia
5
NU Abad Kedua: Masihkah Kita Berani Berpikir Melampaui Diri Sendiri?
6
Kiai Azaim Harap Kekerasan di Pesantren Masuk Materi Munas-Konbes hingga Muktamar ke-35 NU
Terkini
Lihat Semua