Suami Jangan Mudah Ucapkan Talak, Begini Penjelasan Gus Baha
NU Online · Senin, 22 Mei 2023 | 07:00 WIB
Pacitan, NU Online
KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha mengimbau para suami agar tidak sembarangan perihal mengucapkan talak.
Menurutnya, meski pertengkaran kerap menyertai kehidupan rumah tangga, sebisa mungkin tidak didasarkan pada perceraian. Karena pada dasarnya, perceraian adalah perkara yang dibenci dan bisa memicu murka Allah swt.
“Namun, di sisi lain saya juga memahami jika di antara salah satu pasangan ada yang merasa dizalimi atau dikhianati itu bisa menjadi pengecualian,” katanya dalam tayangan akun YouTube Santri Kalong, Ahad (21/5/2023).
Dikatakan Gus Baha, pernikahan adalah ikatan seumur hidup. Jadi, jika ada percekcokan dalam rumah tangga, sepatutnya bisa diselesaikan dengan baik. Sebaliknya, apabila sudah tidak cinta, maka jangan dipaksakan.
“Pertengkaran atau masalah dalam rumah tangga itu hal biasa, itu bagian dari kearifan. Tapi intinya saya minta jangan sampai kita mengalami fatadzaruha kalmua’laqah yang artinya menjadi terkatung-katung,” jelasnya.
Pengasuh Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an Lembaga Pembinaan Pendidikan Pengembangan Ilmu Al-Qur'an (LP3IA) Nurukan itu menerangkan, jika terdapat cekcok dalam rumah tangga, lebih baik suami atau istri menjauh dari pasangannya untuk sementara waktu. Hal itu dilakukan agar tidak terjadinya keributan yang lebih serius.
Dirinya menilai, dalam mengarungi rumah tangga juga harus dibekali dengan keilmuan. Karena dengan pengetahuan akan membawa kesenangan di dalam keluarga.
“Baik istri ataupun suami harus sama-sama pengertian. Sehingga, keluarga tetap harmonis dan terhindar dari kegaduhan,” tandasnya.
Terpopuler
1
Mengenal Enam A’wan PBNU 2026-2031 dari Kalangan Guru Besar dan Rektor Perguruan Tinggi
2
Khutbah Jumat: Keutamaan Mendoakan Keluarga yang Sudah Meninggal pada Hari Jumat
3
Khutbah Jumat: Sedekah Jumat Berkah, Menghidupkan Hari Mulia dengan Kebaikan
4
Khutbah Jumat: Menjaga Diri dari Maksiat Digital di Era Media Sosial
5
PBNU Sosialisasikan AD/ART Baru, Konferensi PWNU, PCNU, dan PCINU Dimulai 1 November 2026
6
Khutbah Jumat: Peran Masyarakat, Pemerintah dan Keluarga dalam Menciptakan Lingkungan Bebas Perundungan
Terkini
Lihat Semua