Unisma Buka Penerimaan Mahasiswa Baru Jalur Pesantren, Santri akan Dibina 24 Jam
NU Online · Ahad, 6 April 2025 | 15:00 WIB
Malang, NU Online
Universitas Islam Malang (Unisma) membuka Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) jalur pesantren non-Fakultas Kedokteran (FK). PMB jalur ini juga disebut dengan istilah jalur tempat tinggal di Pesantren Unisma.
Pada jalur ini, Unisma menyediakan fasilitas untuk meningkatkan kemampuan santri di bidang ilmu pesantren. Namun, tetap dilangsungkan bersamaan dengan kegiatan kuliah.
Sebagaimana dilansir NU Online Jatim, target fasilitas ini adalah untuk membentuk sarjana yang ulama, baik dalam bidang fiqih yang setara dengan ma’had aly maupun bidang hafidz qur'an dengan hafalan 30 juz.
Santri di Pesantren Unisma akan dibina 24 jam. Pembinaan dilaksanakan di pesantren yang ada di dalam kampus Unisma.
Pendaftar yang dapat diterima pada jalur ini adalah pendaftar yang sudah dinyatakan lulus pendaftaran di Unisma. Pendaftar jalur ini juga harus memenuhi syarat dan ketentuan untuk mendaftar di Pesantren non-Fakultas Kedokteran.
Adapun persyaratan untuk mendaftar di pesantren non-Fakultas Kedokteran sebagaimana persyaratan jalur reguler. Selain itu, harus dilengkapi dengan beberapa persyaratan berikut:
1. Menyerahkan surat persetujuan orang tua/wali dan harus lulus seleksi sesuai minat bidang yang dipilih
2. Membayar biaya pendidikan pesantren
- Rp5.650.000 per tahun (bagi santri putri)
- Rp5.150.000 per tahun (bagi santri putra)
Informasi selanjutnya bisa di simak pada website resmi Unisma di unisma.ac.id dan cek jadwal pendaftarannya dengan klik di sini.
Terpopuler
1
PBNU Finalisasi SK Kepengurusan Peserta Muktamar Ke-35 dan Road Map NU 25 Tahun
2
Tim PBNU Tinjau Tiga Pesantren di Cirebon sebagai Calon Lokasi Muktamar Ke-35 NU
3
Hukum Lomba Mancing Berbayar di Kolam
4
Prediksi Cuaca 3-9 Juli 2026:Kemarau Berlanjut, Hujan Masih Mengiringi Sebagian Wilayah Indonesia
5
Lokasi Muktamar NU dari Masa ke Masa (Bagian Pertama-Masa Kolonial)
6
Suluk Kajen Diresmikan, Siap Jadi Pusat Riset Manuskrip dan Pemikiran Syekh Ahmad Mutamakkin
Terkini
Lihat Semua