Unisma Perkuat Kerja Sama dengan Kampus di India, Buka Peluang Pertukaran Mahasiswa dan Dosen
NU Online · Ahad, 6 Oktober 2024 | 11:00 WIB
Malang, NU Online
Rektor Universitas Islam Malang (Unisma) Prof H Junaidi memperkuat kerja sama dengan salah kampus di India, Jawaharlal Nehru University (JNU).
Prof Junaidi menandatangani nota kesepahaman terkait Tri Dharma Perguruan Tinggi yang dapat mendorong kolaborasi akademik lebih lanjut antara kedua belah pihak.
Dalam pertemuan itu, Prof Junaidi berdiskusi dengan Direktur Kolaborasi Internasional JNU Prof Kumaraswamy dan Prof Shankari Sundararamam dari Centre of Indo-Pacific Studies yang fasih berbahasa Indonesia.
Mereka membahas potensi kerja sama di berbagai bidang akademik, termasuk peluang pertukaran mahasiswa dan dosen, serta program riset bersama.
Prof Junaidi menuturkan bahwa membangun hubungan yang kokoh antara Unisma dan JNU merupakan langkah penting dalam upaya mengembangkan pendidikan yang berdaya saing global, sejalan dengan visi Unisma untuk menjadi universitas berkelas dunia.
“Kunjungan ini adalah langkah strategis untuk memperluas jaringan Internasional Unisma. Kami melihat banyak potensi kerja sama dengan JNU yang bisa menguntungkan kedua belah pihak, terutama dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan memperluas wawasan mahasiswa kami di kancah global,” katanya, sebagaimana dikutip NU Online Jatim.
Prof Junaidi juga bertemu dengan Duta Besar Republik Indonesia di New Delhi Ina Hagniningtyas Krisnamurthi.
Pada pertemuan itu, dibahas soal upaya memperkuat hubungan bilateral Indonesia-India melalui pendidikan, termasuk dukungan bagi mahasiswa Indonesia yang belajar di India, serta kemungkinan mahasiswa India melanjutkan studi di Unisma, khususnya dalam pembelajaran Bahasa Indonesia dan pengenalan budaya Indonesia.
“India merupakan salah satu mitra strategis Indonesia di bidang pendidikan, dan kami melihat peran penting Unisma dalam mengembangkan jejaring kerja sama ini,” tutur Ina.
Baca selengkapnya di sini.
Terpopuler
1
Diskusi Kabla Muktamar Ke-35 di Unusia: Pengendali NU Kian Anonim, Perlu Menjaga Jarak dari Intervensi Negara
2
11 Kecamatan Banyumas Rawan Kekeringan, Ansor Minta Penanganan Tak Hanya Distribusi Air Bersih
3
Akui Dapat Banyak Kritik, Presiden Prabowo Heran MBG Disebut Pemborosan
4
Fachry Ali: Gus Dur Membuka Jalan Saya Melihat NU sebagai Objek Kajian Akademik
5
Halaqah Pra-Muktamar di Ciganjur Hasilkan Delapan Rekomendasi untuk Muktamar Ke-35 NU
6
Halaqah Pra-Muktamar di Ciganjur Himpun Rekomendasi untuk Muktamar Ke-35 NU
Terkini
Lihat Semua