Sekjen Kemnaker Ungkap Ketidaksesuaian pada Dunia Ketenagakerjaan
NU Online · Rabu, 22 September 2021 | 16:30 WIB
Jakarta, NU Online
Kementerian Ketenagakerjaan terus mendorong Pusat Pasar Kerja (PPK) agar menjadi tempat bertemunya kebutuhan dunia kerja dengan ketersediaan sumber daya manusia.
Pasalnya, kata Sekretaris Jenderal Kemnaker, Anwar Sanusi, dalam dunia ketenagakerjaan sering terjadi mismacth atau ketidaksesuaian antara supply dan demand.
Hal tersebut disampaikan Sekjen Anwar pada acara Temu Teknis Virtual bertajuk Pemanfaatan Sistem Informasi Ketenagakerjaan untuk Peneyampaian Informasi Pasar Kerja, pada Selasa (22/9/2021) di Surabaya.
Sekjen Anwar mengemukakan, mismatch atau ketidaksesuaian tersebut terbagi menjadi vertical mismatch dan horizontal mismatch.
Menurutnya, vertikal mismatch terjadi ketika seseorang bekerja, tetapi tidak sesuai dengan level pendidikannya. Misalnya, seseorang sarjana mengerjakan pekerjaan yang dapat dikerjakan lulusan SMA.
Adapun horizontal mismatch, sambungnya, ketidakcocokan antara latar belakang pendidikan dan pekerjaan. Misalnya, seorang lulusan sarjana teknik mesin bekerja sebagai manajer keuangan.
“Baik ketidaksesuaian secara vertikal maupun horizontal ini banyak terjadi, dan ini menjadi tantangan kita untuk terus berupaya mengatasinya sebagaimana arahan Bu Ida Fauziyah,” ucapnya.
Acara tersebut dihadiri Staf Khusus Menteri Ketenagakerjaan, Caswiyono Rusydie; Kepala Pusat Pasar Kerja, Muchammad Yusuf; Kadisnaker Provinsi Jawa Timur, Himawan E Bagijo; Wakil Ketua DPP APINDO Jawa Timur, Haryanto; dan Wakil Ketua Umum HKI Wilayah Jawa Timur, Toni Herwanto.
Terpopuler
1
Munas-Konbes NU 2026 di Ploso Bakal Dihadiri Lebih dari 500 Peserta dan Peninjau
2
Bahlil Janji BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir 2026, Pertamax Malah Melonjak Jadi Rp16.250 per Liter
3
Gus Ipul: Pembukaan Munas-Konbes NU 2026 di Bangkalan Masih Sebatas Usulan
4
Menjaga Marwah Pemilihan Pengurus NU: Catatan dari Sowan kepada KH Afifuddin Muhajir
5
Khutbah Jumat: Meneladani Hidup Rasulullah di Masa Ekonomi Sulit
6
Gempa M7,8 Guncang Filipina: 35 Orang Meninggal Dunia, Ribuan Bangunan Rusak
Terkini
Lihat Semua