Nasional

4 Doa Pilihan dari Rasulullah saw Saat Hadapi Kemarau Panjang

NU Online  Ā·  Ahad, 26 Juli 2026 | 14:00 WIB

4 Doa Pilihan dari Rasulullah saw Saat Hadapi Kemarau Panjang

Ilustrasi kemarau panjang. (Foto: Magnific)

Jakarta, NU Online

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan musim kemarau akan berlangsung panjang hingga dua bulan mendatang di hampir seribu titik di seluruh Indonesia. Hal ini dikhawatirkan berdampak pada minimnya air sebagai kebutuhan hidup.


Dalam menghadapi situasi demikian, umat Islam perlu waspada dan berikhtiar untuk menjaga diri. Pun dianjurkan untuk memanjatkan doa khusus kepada Allah swt agar diturunkan hujan agar terdapat air untuk kebutuhan hidup.


Wakil Sekretaris Lembaga Bahtsul Masail Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LBM PBNU) Ustadz H Alhafiz KurniawanĀ menulis sejumlah doa saat menghadapi kemarau panjang yang berdampak pada kekhawatiran pasokan air. Hal ini sebagaimana dikutip dari artikelnya berjudul Kumpulan Doa Lengkap Rasulullah saat Kemarau PanjangĀ pada Ahad (26/7/2026).


Pertama, doa yang dipanjatkan Rasulullah saw dalam pembukaan khutbah Shalat Istisqa sebagaimana berikut:

Ā 
Ų§ŁŽŁ„Ł’Ų­ŁŽŁ…Ł’ŲÆŁ Ł„ŁŁ„Ł‘ŁŽŁ‡Ł Ų±ŁŽŲØŁ‘Ł Ų§ŁŽŁ„Ł’Ų¹ŁŽŲ§Ł„ŁŽŁ…ŁŁŠŁ†ŁŽ, Ų§ŁŽŁ„Ų±Ł‘ŁŽŲ­Ł’Ł…ŁŽŁ†Ł Ų§ŁŽŁ„Ų±Ł‘ŁŽŲ­ŁŁŠŁ…Ł, Ł…ŁŽŲ§Ł„ŁŁƒŁ ŁŠŁŽŁˆŁ’Ł…Ł Ų§ŁŽŁ„ŲÆŁ‘ŁŁŠŁ†Ł, Ł„ŁŽŲ§ Ų„ŁŁ„ŁŽŁ‡ŁŽ Ų„ŁŁ„Ł‘ŁŽŲ§ Ų§ŁŽŁ„Ł„Ł‘ŁŽŁ‡Ł ŁŠŁŽŁŁ’Ų¹ŁŽŁ„Ł Ł…ŁŽŲ§ ŁŠŁŲ±ŁŁŠŲÆŁ, Ų§ŁŽŁ„Ł„Ł‘ŁŽŁ‡ŁŁ…Ł‘ŁŽ Ų£ŁŽŁ†Ł’ŲŖŁŽ Ų§ŁŽŁ„Ł„Ł‘ŁŽŁ‡Ł, Ł„ŁŽŲ§ Ų„ŁŁ„ŁŽŁ‡ŁŽ Ų„ŁŁ„Ł‘ŁŽŲ§ Ų£ŁŽŁ†Ł’ŲŖŁŽ, Ų£ŁŽŁ†Ł’ŲŖŁŽ Ų§ŁŽŁ„Ł’ŲŗŁŽŁ†ŁŁŠŁ‘Ł ŁˆŁŽŁ†ŁŽŲ­Ł’Ł†Ł Ų§ŁŽŁ„Ł’ŁŁŁ‚ŁŽŲ±ŁŽŲ§Ų”Ł, Ų£ŁŽŁ†Ł’Ų²ŁŁ„Ł’ Ų¹ŁŽŁ„ŁŽŁŠŁ’Ł†ŁŽŲ§ Ų§Ł„Ł’ŲŗŁŽŁŠŁ’Ų«ŁŽ, ŁˆŁŽŲ§Ų¬Ł’Ų¹ŁŽŁ„Ł’ Ł…ŁŽŲ§ Ų£ŁŽŁ†Ł’Ų²ŁŽŁ„Ł’ŲŖŁŽ Ų¹ŁŽŁ„ŁŽŁŠŁ’Ł†ŁŽŲ§ Ł‚ŁŁˆŁ‘ŁŽŲ©Ł‹ ŁˆŁŽŲØŁŽŁ„ŁŽŲ§ŲŗŁ‹Ų§ Ų„ŁŁ„ŁŽŁ‰ Ų­ŁŁŠŁ†ŁĀ 


Alhamdulillāhi rabbil ālamÄ«n. Arrahmānir rahÄ«m. Māliki yaumid dÄ«n. Lā ilāha illallāhu yafā€˜alu mā yurÄ«d. Allahumma antallāhu. Lā ilāha illā anta. Antal ghaniyyu wa nahnul fuqara`. Anzil ā€˜alainal ghaitsa wajā€˜al mā anzalta ā€˜alainā quwwatan wa balaghan ilā hÄ«n.


Artinya, "Segala puji bagi Allah, Tuhan sekalian alam, Maha Pemurah, Maha Penyayang. Yang menguasai hari Pembalasan. Tidak ada tuhan yang layak disembah kecuali Allah. Dia melakukan apa saja yang dikehendaki. Ya Allah, Kau adalah Allah. Tidak ada tuhan yang layak disembah kecuali Engkau. Kau Maha Kaya. Sementara kami membutuhkan-Mu. Maka turunkanlah hujan kepada kami. Jadikanlah apa yang telah Kauturunkan sebagai kekuatan dan bekal bagi kami sampai hari yang ditetapkan," (HR Abu Dawud).


Kedua, doa yang dipanjatkan Rasulullah saw saat sedang menyampaikan khutbah Jumat. Sebelumnya, ia menerima kedatangan seorang sahabat yang menceritakan bencana kekeringan. Sahabat tersebut juga meminta Rasulullah yang sedang khutbah Jumat untuk berdoa kepada Allah.


Ų§ŁŽŁ„Ł„Ł‘ŁŽŁ‡ŁŁ…Ł‘ŁŽ Ų£ŁŽŲŗŁŲ«Ł’Ł†ŁŽŲ§, Ų§ŁŽŁ„Ł„Ł‘ŁŽŁ‡ŁŁ…Ł‘ŁŽ Ų£ŁŽŲŗŁŲ«Ł’Ł†ŁŽŲ§


Allāhumma agitsnā, allāhumma agitsnā.


Artinya, "Ya Allah, tolonglah kami. Ya Allah, tolonglah kami," (HR Muttafaq Alaih).


Berikutnya, lafal doa istisqa yang pernah dibaca oleh Rasulullah menurut riwayat Abu Awanah dari Sahabat Saā€˜ad ra.


Ų§ŁŽŁ„Ł„Ł‘ŁŽŁ‡ŁŁ…Ł‘ŁŽ Ų¬ŁŽŁ„Ł‘ŁŁ„Ł’Ł†ŁŽŲ§ Ų³ŁŽŲ­ŁŽŲ§ŲØŁ‹Ų§, ŁƒŁŽŲ«ŁŁŠŁŁ‹Ų§, Ł‚ŁŽŲµŁŁŠŁŁ‹Ų§, ŲÆŁŽŁ„ŁŁˆŁ‚Ł‹Ų§, Ų¶ŁŽŲ­ŁŁˆŁƒŁ‹Ų§, ŲŖŁŁ…Ł’Ų·ŁŲ±ŁŁ†ŁŽŲ§ Ł…ŁŁ†Ł’Ł‡Ł Ų±ŁŽŲ°ŁŽŲ§Ų°Ł‹Ų§, قِطْقِطًا, Ų³ŁŽŲ¬Ł’Ł„Ł‹Ų§, ŁŠŁŽŲ§ Ų°ŁŽŲ§ Ų§ŁŽŁ„Ł’Ų¬ŁŽŁ„ŁŽŲ§Ł„Ł ŁˆŁŽŲ§Ł„Ł’Ų„ŁŁƒŁ’Ų±ŁŽŲ§Ł…Ł


Allāhumma jallilnā saḄāban, katsīfan, qashīfan, dalūqan, dhaḄūqan, thumthirunā minhu radzādzan, qith-qithan, sajlan, yā dzal jalāli wal ikrām.


Artinya, "Ya Allah ratakanlah hujan di bumi kami, tebalkanlah gumpalan awannya, yang petirnya menggelegar, dahsyat, dan mengkilat; sebuah awan darinya Kauhujani kami dengan tetesan deras hujan yang kecil, rintik-rintik, yang menyirami bumi secara merata, wahai Dzat yang Maha Agung lagi Maha Mulia," (HR Abu Awanah).Ā 


Doa keempat adalah doa istisqa seekor semut di zaman Nabi Sulaiman as. Doa ini diceritakan Rasulullah saw dalam riwayat Imam Ahmad.


Ų§ŁŽŁ„Ł„Ł‘ŁŽŁ‡ŁŁ…Ł‘ŁŽ Ų„ŁŁ†Ł‘ŁŽŲ§ Ų®ŁŽŁ„Ł’Ł‚ŁŒ مِنْ Ų®ŁŽŁ„Ł’Ł‚ŁŁƒŁŽ, Ł„ŁŽŁŠŁ’Ų³ŁŽ ŲØŁŁ†ŁŽŲ§ غِنًى Ų¹ŁŽŁ†Ł’ Ų³ŁŁ‚Ł’ŁŠŁŽŲ§ŁƒŁŽ


Allāhumma innā khalqun min khalqika, laysa binā ghinan ā€˜an suqyāka.Ā 


Artinya, ā€œYa Allah, kami adalah salah satu makhluk-Mu. Kami tidak dapat berlepas ketergantungan dari anugerah air-Mu,ā€ (HR Ahmad).


Merujuk hadits riwayat Ahmad itu, Ustadz Alhafiz menjelaskan bahwa Nabi SulaimanĀ as bersama rakyatnya membatalkan rencana istisqa. Sebab, Nabi Nabi Sulaiman As merasakan keistimewaan doa yang dipanjatkan oleh semut.

Gabung di WhatsApp Channel NU Online untuk info dan inspirasi terbaru!
Gabung Sekarang