Akhmad Muqowam Terpilih Sebagai Ketua Baru IKA-PMII
NU Online · Rabu, 18 Maret 2015 | 13:00 WIB
Jakarta, NU Online
Rapat Pleno Gabungan Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA-PMII), Rabu (18/3), menetapkan Achmad Muqowam sebagai Ketua Umum IKA-PMII yang baru menggantikan Arif Mudatsir Mandan yang meninggal dunia akhir tahun lalu.<>
Rapat Pleno Gabungan diselenggarakan di Hotel Bidakara Jakarta, dihadiri oleh Dewan Pertimbangan dan Pengurus Harian. Dewan pertimbangan yang hadir antara lain H Ahmad Bagja dan KH Masyhuri Malik. Rapat dipimpin oleh Sekjen IKA-PMII Hanif Dhakhiri.
Sebelumnya ditetapkan bahwa Ketua IKA-PMII Arif Mudatsir Mandan berhalangan tetap dan menurut ketentuan harus diganti. Dalam sesi pencalonan ditetapkan dua calon yang juga wakil ketua umum IKA-PMII yakni Akhmad Muqowam dan Andi Jamaro Dulung.
Muwowam terpilih melalui votting mengungguli Andi Jamaro Dulung. Dalam sesi pemilihan Muqowam mendapatkan 22 suara sementara Andi Jamaro 7 Suara. Hanif Dakhiri tetap sebagai Sekjen IKA-PMII.
Akhmad Muqowam adalah kader NU tulen. Ia pernah menjadi sekretaris Pengurus Cabang PMII (1984-1986), Wakil Sekretaris PW IPNU Jawa Tengah (1984-1987), PW GP Ansor (1987-1990), dan PP GP Ansor (1990-1993). Ia juga pernah beberapa periode menjabat anggota DPR RI dan sekarang menjabat anggota DPD RI.
Rapat yang dihadiri Ketua Umum PMII Aminuddin Ma’ruf dan Tim Kaderisasi PBNU juga membahas ikhwal kembalinya PMII menjadi salah satu badan otonom NU. (A. Khoirul Anam)
Terpopuler
1
Mengenal Enam A’wan PBNU 2026-2031 dari Kalangan Guru Besar dan Rektor Perguruan Tinggi
2
Khutbah Jumat: Keutamaan Mendoakan Keluarga yang Sudah Meninggal pada Hari Jumat
3
Khutbah Jumat: Sedekah Jumat Berkah, Menghidupkan Hari Mulia dengan Kebaikan
4
Khutbah Jumat: Menjaga Diri dari Maksiat Digital di Era Media Sosial
5
PBNU Sosialisasikan AD/ART Baru, Konferensi PWNU, PCNU, dan PCINU Dimulai 1 November 2026
6
Khutbah Jumat: Peran Masyarakat, Pemerintah dan Keluarga dalam Menciptakan Lingkungan Bebas Perundungan
Terkini
Lihat Semua