Distribusi Qurban Terpusat Sangat Tidak Efektif
NU Online · Ahad, 28 Oktober 2012 | 02:23 WIB
Karawang , NU Online
Pengurus Pusat Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) mengimbau panitia qurban di berbagai daerah untuk mengumpulkan dan mendistribusikan zakat di berbagai titik untuk menghindari penumpukan massa.<>
Pola pengumpulan dan pendistribusian qurban secara terpusat dinilai sangat tidak efektif. Apalagi jika mendatangkan massa dalam jumlah yang sangat besar.
“Kalau cuma beberapa sapi dan kambing saja mungkin bisa diatasi. Tapi kalau sudah puluhan bahkan ratusan, lalu massa terkumpul di tempat, ini sangat tidak tertib meskipun pembagiannya pakai kupon,” kata Ketua PP LAZISNU KH Masyhuri Malik di sela pemotongan hewan qurban di Rengasdengklok, Karawang, Sabtu (27/10).
Hal ini disampaikan terkait peristiwa berdesak-desakan dan saling injak pada saat pembagian daging qurban di sejumlah daerah, termasuk di masjid Istiqlal Jakarta.
Lebih baik hewan qurban disalurkan ke berbagai tempat, melalui masjid-masjid atau musholla. Sementara pemotongan dan pembagian daging kurban bisa melibatkan masyarakat setempat.
Selain untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan pada saat pembagian daging, distribusi ke berbagai tempat dimaksudkan agar pendistribusian qurban tidak hanya terkumpul merata ke berbagai tempat, dan semakin banyak masyarakat yang bisa menikmati daging qurban.
Direktur pelaksana LAZISNU H Amir Ma’ruf mengatakan, pihaknya juga tidak berencana menyalurkan daging qurban kepada umat muslim di luar negeri, seperti Rohingya atau Palestina.
“Kita fokuskan untuk masyarakat di dalam negeri sendiri, karena disini pun masih membutuhkan. Dan hewan qurban yang disalurkan melalui LAZISNU kita sebar ke berbagai tempat,” katanya.
Lebih lanjut, terkait pembagian daging qurban, menurut Amir Ma’ruf, seharusnya panitia qurban yang mendatangi masyarakat, bukan sebaliknya masyarakat yang meminta bagian qurban kepada panitia.
“Panitia qurban bisa meminta bantuan RT/RW setempat untuk membagikan daging qurban kepada masyarakat,” katanya.
Penulis: A. Khoirul Anam
Terpopuler
1
Ancam Ekosistem Pertembakauan, Lesbumi PBNU Tolak Rancangan Aturan Kemenko PMK dan Kemenkes soal Tembakau
2
Kapten Timnas Iran Kritik FIFA, Sebut Piala Dunia 2026 'Bencana' dan Berjalan Tidak Adil
3
Pemerintah Tetapkan Logo Resmi HUT ke-81 RI, Ini Makna Desain dan Cara Unduhnya
4
DPR Desak Latsarmil Calon Manajer Kopdes Dihapus, Negara Bisa Hemat Lebih dari Rp1 Triliun
5
Hari Bhayangkara Ke-80, Presiden Prabowo Klaim Polri Berkontribusi pada Ketahanan Pangan dan MBG
6
BMKG Prediksi El Nino Berlangsung hingga Setahun, Wilayah Selatan Berpotensi Dilanda Kekeringan
Terkini
Lihat Semua