Diundang ke Simposium Internasional di Hungaria, Addin Ajak PPI Dunia Bentuk Forum Diaspora Ansor
NU Online · Sabtu, 8 Juni 2024 | 11:00 WIB
Jakarta, NU Online
Ketua Umum Gerakan Pemuda (GP) Ansor Addin Jauharudin mendukung penuh gelaran Simposium Internasional Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Dunia yang akan diselenggarakan di Budapest, Hungaria pada 21-24 Agustus 2024 mendatang.
Hal ini diungkapkannya saat menerima audiensi dari Koordinator Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Dunia Hamzah Lubis, ke kantor GP Ansor, Jl Kramat Raya 65, Jakarta Pusat pada Rabu (4/6/2024) lalu.
“Kami sangat mengapresiasi undangan dari PPI Dunia untuk berpartisipasi dalam Simposium Internasional di Budapest. Ini adalah kesempatan yang sangat baik untuk berbagi pandangan dan pengalaman dengan komunitas pelajar Indonesia di luar negeri,” ujar Addin dalam keterangannya, diterima NU Online, Jumat (7/6/2024).
Addin menilai, PPI Dunia memiliki peran strategis sebagai penghubung pemerintah dengan industri untuk mendorong klasterisasi dan aktualisasi ilmu-ilmu yang didapatkan selama menempuh pendidikan di luar negeri.
“PPI Dunia memiliki peran strategis untuk mendorong kolaborasi antara pemerintah, industri, dan akademisi. Dengan begitu, ilmu yang didapatkan selama di luar negeri dapat diaktualisasikan dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Indonesia,” tutur Addin.
Addin juga mengajak PPI Dunia untuk berkolaborasi dalam membentuk Forum Diaspora Ansor Dunia. Inisiatif ini bertujuan untuk memajukan inovasi di berbagai bidang seperti teknologi, kontruksi, bioteknologi, hingga pelestarian lingkungan.
"Forum ini akan menjadi platform penting bagi diaspora Ansor untuk saling berbagi pengalaman dan berkontribusi lebih aktif dalam pembangunan Indonesia dari luar negeri," paparnya.
Menanggapi ajakan tersebut, Koordinator Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Dunia, Hamzah Lubis menyatakan dukungannya terhadap inisiatif GP Ansor.
“PPI Dunia sangat menyambut baik gagasan pembentukan Forum Diaspora Ansor Dunia. Kami percaya bahwa forum ini akan menjadi wadah yang bermanfaat untuk mengintegrasikan potensi diaspora dalam mendukung kemajuan Indonesia,” ujar Hamzah.
Seperti diketahui, PPI Dunia secara rutin mengadakan Simposium Internasional sebagai acara tahunan. Simposium PPI Dunia pertama kali diadakan pada 2007 di Austria.
Gelaran ini terdiri beberapa agenda meliputi Kongres Internasional, sidang komisi, rangkaian seminar, dan diskusi mengenai isu-isu terkini berkaitan dengan Indonesia dan dunia.
Acara ini setiap tahunnya dihadiri oleh para pelajar, mahasiswa, praktisi, dan masyarakat umum yang tertarik dengan masalah global dan Indonesia.
Adapun tujuan dari simposium ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran tentang isu-isu penting, mempromosikan kerja sama internasional, serta memperkuat hubungan antara perhimpunan pelajar Indonesia di seluruh dunia.
Terpopuler
1
Mengenal Enam A’wan PBNU 2026-2031 dari Kalangan Guru Besar dan Rektor Perguruan Tinggi
2
Khutbah Jumat: Keutamaan Mendoakan Keluarga yang Sudah Meninggal pada Hari Jumat
3
Khutbah Jumat: Sedekah Jumat Berkah, Menghidupkan Hari Mulia dengan Kebaikan
4
Khutbah Jumat: Menjaga Diri dari Maksiat Digital di Era Media Sosial
5
PBNU Sosialisasikan AD/ART Baru, Konferensi PWNU, PCNU, dan PCINU Dimulai 1 November 2026
6
Khutbah Jumat: Peran Masyarakat, Pemerintah dan Keluarga dalam Menciptakan Lingkungan Bebas Perundungan
Terkini
Lihat Semua