Jakarta, NU Online
Menteri Agama Suryadharma Ali menetapkan bandara internasional Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) sebagai embarkasi/debarkasi haji pada tahun 1433H/ 2012. Dengan demikian embarkasi yang memberangkatkan jemaah haji di tanah air seluruhnya berjumlah 12 embarkasi.<>
Penyerahan surat penetapan tersebut diserahkan oleh Menteri Agama kepada Gubernur NTB M. Zainul Majdi di Jakarta, Rabu (6/6) disaksikan Sekjen Kemenag Bahrul Hayat, Dirjen Penyelenggara Haji dan Umrah Slamet Riyanto, Dirjen Bimas Islam Abdul Djamil dan Wakil Ketua DPRD NTB M. Syamsir.
Menag Suryadharma Ali dalam sambutannya mengemukakan, proses penetapan ini karena Lombok telah memenuhi persyaratan sebagai embarkasi haji. āSemestinya tahun 2011 akan ditetapkan, tapi karena menurut Kementerian Perhubungan bandara Lombok masih uji coba maka baru tahun ini ditetapkan,ā katanya.
Menag mengatakan, sesungguhnya dengan semakin banyaknya embarkasi haji itu akan akan menjadikan penyelenggaraan ibadah haji lebih simpel, terutama bagi jemaah lebih efisien dari sisi pembiayaan, waktu dan tenaga.
āNamun bertambah slot time untuk pendaratan di Jeddah maupun di Madinah, tapi alhamdulillah Lombok oleh Dirjen Haji bisa diperjuangkan sebagai embarkasi haji,ā kata Menag.
Gubernur NTB M. Zainul Majdi mengucap rasa syukur atas penetapan Lombok sebagai embarkasi baru. āAlhamdulillah masyarakat NTB sangat bersyukur atas penetapan Lombok sebagai embarkasi/debarkasi haji mulai tahun 1433 H/ 2012,ā ucapnya.
Menurut dia, kepercayaan ini mengharuskan pemerintah NTB untuk menerima dengan penuh tanggung jawab. Apalagi daftar tunggu jemaah haji NTB sebanyak 48.949 atau mencapai sebelas tahun.Ā
āKami akan berusaha sebaik-baiknya agar NTB menjadi embarkasi terbaik,ā ucap Majdi.
Adapun embarkasi haji yang sudah ada yaitu, bandara Sultan Iskandar Muda Aceh, bandara Polonia Medan, bandara Minangkabau Padang, bandara Hang Nadim Batam, bandara SM Badaruddin II Palembang, bandara Soekarno-Hatta Jakarta, bandara Adi Sumarmo Solo, Bandara Juanda Surabaya, bandara Sepinggan Balikpapan, bandara Syamsuddin Noor Banjarmasin, dan bandara Hasanuddin Makassar.
Redaktur : Syaifullah Amin
Terpopuler
1
Habib Umar bin Hafidz Kunjungi PBNU, Ada Tiga Agenda di Dalamnya
2
Bolehkah Suami Menggunakan Tabungan Istri untuk Membayar Utang?
3
Khutbah Jumat: Hak atas Udara Bersih untuk Menjaga Kesehatan Pernapasan
4
Khutbah Jumat: Jangan Putus Asa Mencari Rezeki Halal Saat Ekonomi Sulit
5
BNPB Sebut 639 Hektare Lahan Masih Terbakar di Enam Provinsi
6
Kemenhaj Imbau Jamaah Umrah Indonesia Waspada, Pastikan Kesiapan Perjalanan
Terkini
Lihat Semua