GP Ansor Nilai Kejahatan Keuangan Hambat Kemajuan Ekonomi
NU Online · Sabtu, 8 Februari 2025 | 09:00 WIB
Jakarta, NU Online
Gerakan Pemuda Ansor menilai ekosistem ekonomi dan keuangan saat ini membutuhkan kerja-kerja elaboratif yang melibatkan seluruh instrumen untuk mewujudkan tata kelola ekonomi dan keuangan yang positif.
“Kemajuan dan ekosistem ekonomi yang baik akan sangat ditentukan oleh para pelaku ekonomi, perangkat pendukung termasuk instrumen hukum yang mengatur tata kelola ekonomi dan keuangan yang sehat,” kata Wasekjen Pimpinan Pusat GP Ansor Yudiarto, yang juga merupakan seorang Akuntan Publik, dalam keterangannya, Jumat (7/2/2025) di Jakarta.
Melalui kegiatan diskusi ekonomi yang bertajuk Evaluasi Kejahatan Keuangan Selama Tahun 2024: Modus dan Motif, GP Ansor mengurai potensi yang bisa dilakukan organisasi untuk memberikan kontribusi dalam hal perbaikan ekosistem ekonomi.
“Ansor sebagai salah satu komponen bangsa tentunya peduli dengan hal ini. Ini merupakan momen elaborasi dengan berbagai pihak seperti penegak hukum, baik dalam hal pengayaan pengetahuan kader-kader Ansor sendiri untuk memahami modus-modus kejahatan keuangan, serta ikut berkontribusi dalam rangka pencegahan untuk di masa depan,” lanjutnya.
Menurutnya, pelaku ekonomi masih banyak yang melakukan praktik ekonomi dan keuangan yang tidak sehat. Hal ini terlihat dengan terjadinya beragam bentuk tindakan kejahatan keuangan.
“Ada manipulasi laporan keuangan, manipulasi harga saham di pasar modal, kejahatan perbankan, hingga investasi bodong. Ansor perlu ambil peran mencegah dan memperbaiki kondisi ini,” ujarnya.
Kondisi ini sekaligus menunjukkan juga masih banyaknya pelaku ekonomi dan keuangan yang abai dengan tata kelola yang baik serta hukum yang berlaku, terlebih, cenderung mementingkan diri dan entitas usahanya sendiri tanpa peduli dampaknya bagi masyarakat.
“Hal ini tentunya suatu kondisi yang tidak menguntungkan dan bahkan dapat menghambat proses recovery ekonomi yang sedang dijalankan bangsa ini,” pungkasnya.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor H. Addin Jauharudin, salah satu Ketua GP Ansor Ghufron Mabruri yang juga merupakan anggota Kompolnas RI, dan jajaran pengurus lainnya. Turut menjadi narasumber, AKBP Rio Martin Ronikatua Ritonga, Kanit II Subdit II Dittipidekdus Mabes Polri.
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Beribadah Bukan Transaksi, Meluruskan Hubungan antara Hamba dengan Tuhan
2
Khutbah Jumat: Spirit Sumpah Pemuda, Jangan Bungkam Suara Anak Muda yang Peduli Bangsa
3
Khutbah Jumat: Pentingnya Menolong Tetangga di Tengah Kesulitan Ekonomi
4
Khutbah Jumat: 3 Alasan Pemerintah Wajib Mendengarkan Aspirasi Rakyat
5
NU Online Raih AMSI Awards 2026 Kategori Inovasi Strategi dan Engagement Terbaik
6
Prabowo Sebut Ada Kelompok yang Ingin Indonesia Terpecah
Terkini
Lihat Semua