GP Ansor Purbalingga Gelar Pelatihan PBB dan Lantas
NU Online · Senin, 30 April 2012 | 09:20 WIB
Purbalingga, NU Online
Untuk mengingatkan kembali kemampuan anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) dalam hal Peraturan Baris Berbaris dan juga pengetahuan tentang Peraturan Lalu Lintas, Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Purbalingga mengadakan pelatihan PBB dan Peraturan Lalu Lintas, Ahad (29/4). Pelatihan dipusatkan di Lapangan desa Panican Kecamatan Kemangkon dan diikuti oleh 100 personil Banser dari beberapa PAC Ansor se-Kabupaten Purbalingga.<>
Hal ini bertujuan selain mengingatkan kembali pengetahuan saat diklatsar, juga untuk meningkatkan skill anggota Banser di bidang Peraturan Baris Berbaris dan juga Peraturan lalu lintas. Diharapkan nantinya pada saat terjun untuk masyarakat tidak lagi gagap atau canggung. Demikian diungkapkan oleh Ulil Archam selaku ketua PC GP Ansor Purbalingga.
"Mengingat peran Ansor khususnya Banser sangat dibutuhkan oleh masyarakat apalagi dengan semakin banyaknya masyarakat yang memiliki kendaraan bermotor memicu terjadinya kecelakaan Lalu Lintas. Untuk itu kedepan setelah kegiatan ini PC GP Ansor Purbalingga akan berkoordinasi dengan Polres Purbalingga untuk dapat turut serta mengatur kelancaran Lalu Lintas," tutur Archam.
Ke depan, Kepolisian Sektor Kemangkon siap bekerja sama dengan Ansor dalam hal pelatihan Beladiri mengingat Banser sangat memerlukan kemampuan beladiri. Pihak kepolisian berpendapat, personil BANSER sangat membantu pihak kepolisian dalam membina ketertiban masyarakat. Demikian dikatakan Sumardi salah satu personil kepolisian.
Redaktur : Syaifullah Amin
Kontributor : Toriq Jahidin
Terpopuler
1
Diduga Tertipu Program MBG, 13 Pengasuh Pesantren Minta Pendampingan ke LBH Ansor
2
Khutbah Jumat: Allah Tidak Membebani Hamba di Luar Batas Kemampuannya
3
Respons Wacana Penutupan Prodi yang Dinilai Tak Relevan, LPTNU Tekankan Kebijakan Komprehensif
4
KPAI Desak Proses Hukum Tegas Kekerasan Seksual terhadap 17 Santri di Ciawi Bogor
5
Perlintasan Liar Dikelola Ormas, Dirut KAI: Tidak Memenuhi Syarat, Kami Tutup
6
Hari Buruh 2026: Prabowo Wacanakan Penurunan Potongan Aplikator Ojol hingga di Bawah 10 Persen
Terkini
Lihat Semua