Gratis, Ratusan Becak Listrik Siap Antar Muktamirin ke Sejumlah Titik
NU Online · Kamis, 27 Agustus 2026 | 08:52 WIB
Ratusan becak listrik lengkap dengan pengemudi itu tampak mengular di sepanjang Gang Pd, Tambakberas (Dok. Habib/NU Online).
A Habiburrahman
Kontributor
Jombang, NU Online
Ratusan becak listrik disediakan guna mendukung mobilisasi peserta Muktamar ke-35 NU di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur. Becak listrik tersebut siap mengantar muktamirin secara gratis ke sejumlah jujugan strategis di arena Muktamar NU.
Pantauan NU Online, ratusan becak listrik lengkap dengan pengemudi itu tampak mengular di sepanjang Gang Pd, Tambakberas. Tepatnya dari depan Madrasah Aliyah Bahrul Ulum yang dijadikan salah satu tempat registrasi peserta hingga Kantor Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang.
Salah satu pengemudi becak listrik, M Usman (49 tahun), mengatakan bahwa setiap peserta Muktamar ke-35 NU dipersilakan untuk memanfaatkan fasilitas tersebut. Menurutnya, masing-masing peserta tidak dipungut biaya sepeserpun alias gratis.
"Memang perintah dari Gus Rozaq (Ketua Panitia Lokal Muktamar ke-35 NU) untuk digratiskan. Kita tidak boleh minta bayaran,”ujarnya di Jombang, Rabu (26/8/2026).
Kendatipun gratis, tidak berarti pengemudi bekerja cuma-cuma. Setiap pengemudi becak listrik mendapat bisyaroh Rp150.000 per hari dalam sekali jadwal shift yang diberikan oleh Panitia Muktamar ke-35 NU Bidang Transportasi. “Bisyarohnya diberikan di akhir jadwal shift,” kata Usman.
Pria asal Denanyar ini menjelaskan, dalam sehari dibagi dua kali jadwal shift pengemudi becak listrik yang bertugas. Shift pertama dari pukul 08.00 WIB sampai pukul 16.00 WIB, sementara shift kedua dari pukul 16.00 WIB hingga pukul 22.00 WIB.
"Setiap sif bekerja selama delapan jam. Ini saya kebagian sif pagi, tadi mulainya pukul 08.00 WIB, sudah lebih 10 kali mengantar peserta Muktamar NU," ungkapnya.
Usman yang sehari-hari bekerja jadi pengemudi becak motor ini menyampaikan, dengan adanya program ini cukup membantu perekonomian keluarga karena pendapatan per hari pasti.
"Beda sama yang harian biasa pas tidak ada event seperti ini, pendapatan malah tidak menentu,” katanya.
Hal senada juga disampaikan oleh Ahmad Hanif (55 tahun), salah satu pengemudi becak listrik lainnya. Ia mengaku bersyukur karena pendapatan harian jadi bertambah dari biasanya. “Ya, lebih pasti ini bayarannya, kalau hari biasanya kecil, karena bersaing dengan ojek online,” ucapnya.
Hanif menuturkan kebagian jadwal shift pagi. Sejak pagi ia sudah mengantar enam orang peserta Muktamar ke-35 NU ke berbagai tempat tujuan. “Macam-macam tujuannya, mayoritas ke penginapan,” tegasnya.
Sebagai informasi, sejak Rabu (26/08/2026) pukul 10.00 WIB peserta Muktamar ke-35 NU dari sejumlah daerah mulai berdatangan. Mereka langsung menuju tempat registrasi yang dibagi dalam beberapa titik. Setelah registrasi, peserta kemudian bergeser ke penginapan masing-masing.
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Keutamaan Mendoakan Keluarga yang Sudah Meninggal pada Hari Jumat
2
Mengenal Enam A’wan PBNU 2026-2031 dari Kalangan Guru Besar dan Rektor Perguruan Tinggi
3
Khutbah Jumat: Sedekah Jumat Berkah, Menghidupkan Hari Mulia dengan Kebaikan
4
Khutbah Jumat: Menjaga Diri dari Maksiat Digital di Era Media Sosial
5
PBNU Sosialisasikan AD/ART Baru, Konferensi PWNU, PCNU, dan PCINU Dimulai 1 November 2026
6
Khutbah Jumat: Peran Masyarakat, Pemerintah dan Keluarga dalam Menciptakan Lingkungan Bebas Perundungan
Terkini
Lihat Semua