"Ketika saya ngambil sikap lunak juga sebetulnya saya punya khasyah (takut Allah) karena dianggap pembiaran, ketika terlalu ekstrem saya juga takut Allah. Jangan-jangan itu tanfir, menjadikan orang jauh dari orang-orang saleh karena terlalu keras," kata Gus Baha mengutip pernyataan Sayidina Umar bin Khattab saat mengisi pengajian di Masjid Bayt Al-Qur'an, Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Banten, Ahad (24/11).
Karenanya, Gus Baha menyatakan bahwa sikap kita untuk mengikuti para ulama haruslah moderat, yakni tidak terlalu lunak, pun tidak juga selalu kasar. "Jangan lunak sampai pembiaran, jangan keras dianggap tanfir (berefek tidak suka sehingga lari)," katanya.
Maka menurutnya terkadang para ulama berikutnya menerima banyak alternatif karena banyaknya referensi yang dimiliki dengan beragam pandangan di kalangan para ulama terdahulunya yang menjadi rujukan.
Di samping itu, Gus Baha juga menyampaikan bahwa tidak boleh menghakimi orang lain dengan memastikan masuk neraka, mengafirkan, atau menyebut Allah swt tidak akan mengampuninya.
Hal demikian pernah terjadi di zaman dulu, katanya. Seorang saleh tengah beribadah. Tetiba saja ia diinjak oleh orang zalim. Orang saleh tersebut berucap bahwa Allah SWT tidak bakal mengampuninya.
Mendengar pernyataan tersebut, Allah SWT marah mengingat Ia hanya disifati sebagai Dzat yang tidak Maha mengampuni. Dengan pernyataan itu, Allah yang Maha Pengampun itu malah mengampuni orang zalim sekaligus tidak memberi pahala pada orang saleh tersebut.
Oleh karena itu, Gus Baha mengingatkan agar tidak perlu mengecap orang kafir, tidak diampuni oleh Allah SWT, ataupun masuk neraka. Sebab, Allah SWT sendiri justru mengajak hamba-Nya untuk masuk ke surga-Nya, Wallahu yad'u ilaa darissalaam.
"Allah yang Tuhan saja memanggil yang sedang di luar dipanggil masuk, masak kita gara-gara saleh yang over yang sudah di dalem mau dikeluarin," kata kiai asal Rembang, Jawa Tengah itu.
Pewarta: Syakir NF
Terpopuler
1
Kapten Timnas Iran Kritik FIFA, Sebut Piala Dunia 2026 'Bencana' dan Berjalan Tidak Adil
2
5 Calon Manajer KDMP Meninggal, Bukti Pelatihan Militer bagi Sipil Tidak Relevan
3
Pemerintah Tetapkan Logo Resmi HUT ke-81 RI, Ini Makna Desain dan Cara Unduhnya
4
Koalisi Sipil Desak Pemerintah Hentikan Latsarmil Calon Manajer KDMP
5
DPR Desak Latsarmil Calon Manajer Kopdes Dihapus, Negara Bisa Hemat Lebih dari Rp1 Triliun
6
Nikah Batin: Pernikahan yang Tidak Pernah Dikenal Syariat Islam
Terkini
Lihat Semua