Gus Rozaq Apresiasi Kerja Keras Panitia Lokal Muktamar ke-35 NU di Tambakberas
NU Online · Kamis, 10 September 2026 | 23:00 WIB
Ketua Panitia Lokal Muktamar Ke-35 NU KH Abdurrozaq Sholeh saat menyampaikan sambutan pada pembubaran Panitia Lokal Muktamar Ke-35 NU di Pesantren Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Kamis (10/9/2026). (Foto: tangkapan layar kanal Youtube Tambakberas TV)
Umi Kholifah
Kontributor
Jombang, NU Online
Suasana hangat mewarnai acara pembubaran Panitia Lokal Muktamar ke-35 NU yang diselenggarakan di halaman Gedung Serbaguna (GSG) KH Hasbullah Said, Tambakberas, Jombang, pada Kamis (10/9/2026).
Dalam sambutannya, Ketua Panitia Lokal Muktamar Ke-35 NU KH Abdurrozaq Sholeh menyampaikan rasa syukur dan apresiasi mendalam atas suksesnya perhelatan besar tersebut. Ia mengungkapkan bahwa keberhasilan Muktamar ke-35 NU ini tak lepas dari kerja keras, kolaborasi, dan koordinasi dari seluruh elemen.
"Luar biasa alhamdulillah, keberhasilan muktamar ini karena kalian-kalian semua yang mampu berkolaborasi, mampu berkoordinasi meski persiapannya hanya 50 hari," ujarnya.
Lebih lanjut, Gus Rozaq mengungkapkan rasa bangganya terhadap seluruh elemen yang ada di Pondok Pesantren Bahrul Ulum. Mulai dari para pengasuh, nyai, kiai, gus-gus, ning-ning, guru-guru, karyawan, hingga para santri dan alumni, semuanya, dinilai telah mendedikasikan tenaga dan pikirannya demi kelancaran muktamar.
Menurutnya, kontribusi dalam berkhidmah sebagai panitia ini menjadi bukti nyata kecintaan mereka terhadap Jam'iyah Nahdlatul Ulama. Mengingat kesempatan menjadi tuan rumah muktamar adalah momen yang sangat langka, ia sering menekankan untuk memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya demi mencari keberkahan para masyayikh.
"Alhamdulillah santri-santri Tambakberas saget berkhidmat untuk Jam'iyah Nahdlatul Ulama. Karena sering saya tekankan, kapan lagi kalau tidak sekarang? 50 tahun, 100 tahun belum tentu muktamar akan dilaksanakan di Tambakberas," ungkapnya.
Gus Rozaq bahkan sempat melontarkan istilah unik mengenai totalitas kerja panitia lokal yang tak kenal lelah demi kelancaran Muktamar Ke-35 NU tersebut.
"Kalau kemarin ada istilah 'Pengurus PBNU sak cukupe, NU sak lawase'. Kita juga ada istilah 'Jadi panitia sak mblengere, NU sak lawase'. Saya yakin semuanya panitia ini benar-benar tulus bekerja demi berkhidmah kepada Jam'iyah," katanya.
Sebagai penutup, Gus Rozaq menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan dan ketegasan sikapnya selama masa persiapan hingga akhir muktamar. Ia berharap seluruh jerih payah dan bentuk khidmah dari segenap keluarga besar pesantren dicatat sebagai amal saleh dan mendatangkan keberkahan dunia hingga akhirat.
"Kami atas nama panitia mohon maaf yang sebesar-besarnya, mohon doa juga mudah-mudahan seluruh panitia yang telah berkontribusi ini diberi ilmu manfaat, barokah fiddini waddunya wal-akhirah," pungkasnya.
Terpopuler
1
Jadi Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Komitmen Tak Lupakan PWNU Jatim
2
Khutbah Jumat: Jangan Sampai Jabatan dan Harta Melalaikan Kita, Belajar dari Surah At-Takatsur
3
Kesaksian Ketua PCNU Jombang tentang Sosok Gus Kikin, Harap Rangkul Berbagai Kalangan di PBNU
4
Khutbah Jumat: Beberapa Amalan yang Pahalanya Terus Mengalir Setelah Kematian
5
Lima Gunung Api Berstatus Siaga, Aktivitas Anak Krakatau hingga Semeru Masih Terpantau
6
4 Gunung Berapi Indonesia Meletus Dini Hari hingga Pagi Ini
Terkini
Lihat Semua