Haul Pertama Mbah Maimoen, Masyarakat Diimbau Kirim Doa dari Rumah
NU Online · Kamis, 23 Juli 2020 | 11:15 WIB
Aan Ainun Najib
Kontributor
Rembang, NU Online
Sudah satu tahun ulama kharismatik NU KH Maimoen Zubair wafat di Kota Suci Makkah. Untuk memperingati wafatnya Mbah Maimoen yang jasadnya dimakamkan di Pemakaman Ma’la, Makkah, keluarga besar Pesantren Al Anwar Sarang, Jawa Tengah akan menyelenggarakan Haul Pertama pada Kamis (23/7) malam.
"Untuk mendak (haul) Mbah Moen kali ini diadakan Kamis malam Jumat 23 Juli 2020 bertepatan tanggal 2 Dzulhijjah 1441 H," jelas putra Mbah Maimoen KH Taj Yasin Maimoen kepada NU Online.
Pelaksaan haul ini lanjut Wakil Gubernur Jawa Tegah ini akan diadakan di komplek Pondok Pesantren Al-Anwar dan diperuntukkan bagi keluarga dan santri. "Keluarga dan santri melaksanakan (tahlil) di pondok. Sedangkan untuk muhibbin, alumni dan masyarakat diimbau melaksanakan tahlil di daerah masing-masing. Mengingat masih dalam kondisi pandemi Covid-19," jelasnya.
Informasi ini pun sudah disampaikan kepada khalayak umum melalui akun Instagram Pesantren Al Anwar Sarang @ppalanwarsarang. "Dimohon untuk segenap alumni, muhibbin dan masyarakat, sehubungan dengan Haul Syaikhina KH Maimoen Zubair untuk kirim doa kepada syaikhina dari rumah masing-masing. Demikian harap maklum dan terimakasih," kutipan siaran di akun resmi pesantren tersebut.
Mbah Maimoen merupakan seorang alim, fakih sekaligus muharrik (penggerak). Selama ini, Mbah Maimoen merupakan rujukan ulama Indonesia dalam bidang fiqih. Hal ini karena Mbah Maimoen menguasai secara mendalam ilmu fiqih dan ushul fiqih. Beliau merupakan kawan karib Kiai Sahal Mahfudh yang sama-sama menjadi santri kelana di pesantren-pesantren Jawa. Mbah Maimoen juga sempat mendalami ilmu di tanah Hijaz.
Lahir di Sarang, Rembang bertepatan dengan momen sumpah pemuda 28 Oktober 1928, putra dari Kiai Zubair yang juga seorang alim dan faqih ini meninggalkan beberapa pondok pesantren. Saat ini para putra Mbah Maimoen yang melanjutkan perjuangan mengasuh pesantren tersebut.
Diantaranya adalah Pondok Pesantren Al-Anwar 2 diasuh oleh KH Ubab Maimoen, Pondok Pesantren Al-Anwar 3 diasuh oleh KH Abdul Ghofur Maimoen, dan yang baru berdiri dua tahun silam adalah Pondok Pesantren Al-Anwar 4 diasuh oleh KH Taj Yasin Maimoen.
Kontributor : Aan Ainun Najib
Editor: Muhammad Faizin
Terpopuler
1
PBNU Finalisasi SK Kepengurusan Peserta Muktamar Ke-35 dan Road Map NU 25 Tahun
2
Hukum Lomba Mancing Berbayar di Kolam
3
Tim PBNU Tinjau Tiga Pesantren di Cirebon sebagai Calon Lokasi Muktamar Ke-35 NU
4
Prediksi Cuaca 3-9 Juli 2026:Kemarau Berlanjut, Hujan Masih Mengiringi Sebagian Wilayah Indonesia
5
Lokasi Muktamar NU dari Masa ke Masa (Bagian Pertama-Masa Kolonial)
6
Suluk Kajen Diresmikan, Siap Jadi Pusat Riset Manuskrip dan Pemikiran Syekh Ahmad Mutamakkin
Terkini
Lihat Semua