Hindari Calon Pemimpin Berbasis Kepentingan
NU Online · Selasa, 20 November 2012 | 00:30 WIB
Jakarta, NU Online
Sejumlah Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) serentak mendambakan pemimpin yang sanggup mengabdi total untuk organisasi. Mereka sepakat akan menghindari calon pemimpin yang masih tergoda kepentingan pribadi dan kelompok.
<>
Ketua Pimpinan Wilayah IPNU Provinsi Bengkulu Irwansyah menyatakan tidak setuju IPNU ditunggangi kepentingan-kepentingan tertentu. Kepentingan di luar organisasi dapat mengurangi rasa pengabdian dan kemajuan IPNU di masa yang akan datang.
“Kalau beranjak dari kepentingan maka IPNU tidak akan berkembang,” katanya saat dihubungi NU Online, Senin (19/11) sore, terkait aspirasi menghadapi Kongres XVII IPNU di Palembang, Sumatera Selatan, akhir November nanti.
Menurut dia, salah satu tugas penting pemimpin IPNU adalah melakukan pembinaan intensif para kadernya yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Perhatian IPNU tidak boleh hanya berkutat di lingkup pusat saja.
“Karena IPNU tidak ‘satu kotak’ saja, tapi meliputi seluruh cabang dari Sabang sampai Merauke,” imbuhnya.
Ketua PW IPNU Provinsi Nusa Tenggara Barat Irfan Wahid juga mengatakan, pihaknya menuntut program nyata dari calon pemimpin di bidang kaderisasi. Selama ini, penguatan kader dianggap lemah karena ada kordinasi yang kurang baik antara pimpinan pusat dan wilayah.
“Jadi kalau ada yang menawarkan visi tentang kaderisasi, apa yang riil yang bisa dilakukan,” ujarnya.
Redaktur: Mukafi Niam
Penulis : Mahbib Khoiron
Terpopuler
1
Gerhana Bulan Total Bakal Terlihat di Seluruh Indonesia pada Selasa 3 Maret 2026, Dianjurkan Shalat Khusuf
2
Gus Yahya Sebut Kepergian Ketum Fatayat Margaret adalah Kehilangan Besar bagi Keluarga NU
3
Ali Khamenei Wafat dalam Serangan Israel-Amerika
4
PBNU Instruksikan Qunut Nazilah Respons Agresi Israel-AS ke Iran
5
Innalillahi, Ketum Fatayat NU Margaret Aliyatul Maimunah Wafat
6
Ketua Umum PBNU Mengutuk Serangan AS-Israel atas Iran
Terkini
Lihat Semua