Indonesia Diharapkan Jadi Barometer Islam Moderat
NU Online · Senin, 9 Februari 2015 | 16:59 WIB
Yogyakarta, NU Online
Wakil Presiden, Jusuf Kalla, dalam pembukaan Konferensi Umat Islam Indonesia VI berharap Indonesia mampu menjadi barometer pemikiran Islam moderat bagi dunia.<>
"Indonesia harus menjadi referensi pemikiran Islam dunia yang moderat. Islam yang jalan tengah," kata Kalla, saat membuka Konferensi ke-VI Umat Islam Indonesia, di Pagelaran Keraton Yogyakarta, Senin.
Menurut dia, Indonesia jangan melulu berbangga menjadi negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia, sebelum mampu memberikan contoh pengejawantahan ajaran keislaman yang damai.Â
"Kita selalu merasa bangga sebagai negara berpenduduk muslim terbesar. Dengan begitu konsekuensinya kita juga harus menjaga kebersamaan yang lebih baik dibanding di negara lain," kata dia.
Kendati demikian, dia menilai, keberadaan islam di Indonesia selama ini sudah cukup menjadi acuan keharmonisan umat di dunia. Hal itu dibuktikan dengan keberadaan umat islam yang mampu hidup berdampingan dengan beragam umat lainnya.
"Kita dapat menjaga perdamaian antar umat beragama, (meskipun) saya tidak bilang total. Namun jauh lebih baik jika dibandingkan dengan yang terjadi di di negara islam lainnya seperti Afghanistan, Syiria, Tunisia, serta Nigeria," kata dia.
Berbagai konflik di negara-negara Timur Tengah, menurut Kalla, selayaknya menjadi pelajaran bagi umat islam di Indonesia untuk menyempurnakan keislaman dengan senantiasa menjunjung tinggi akhlaq yang baik dalam kehidupan.
"Saya kira akhir dasar Islam adalah peradaban dan akhlaq," kata Kalla. (antara/mukafi niam)
Terpopuler
1
Prof Ainun Na'im, Guru Besar Akuntansi yang Jadi Bendahara Umum PBNU
2
Innalillahi, Mustasyar PBNU Nyai Machfudhoh Aly Ubaid Wafat
3
Jejak Karier Mohammad Nuh: Dari Menteri hingga Katib Aam PBNU 2026-2031
4
Hukum Menyalakan Kembang Api di Malam Hari
5
Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026 usai Kalahkan Thailand Lewat Adu Penalti
6
KH Abdul Hakim Mahfudz: Memimpin Tebuireng, PWNU Jatim, hingga PBNU
Terkini
Lihat Semua