Innalillah, Rais Syuriyah NU Inggris Didiek S Wiyono Wafat
NU Online · Rabu, 16 Juni 2021 | 10:47 WIB
Rais Syuriyah Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Inggris Didiek S Wiyono. (Tangkapan layar Instagram)
Muhammad Syakir NF
Penulis
Jakarta, NU Online
Innaa lillaahi wa innaa ilaihi raajiun. Rais Syuriyah Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Inggris Didiek S Wiyono wafat. Almarhum berpulang ke Rahmatullah di Solo, Jawa Tengah pada Rabu (16/6).
Kabar tersebut disampaikan Sekretaris PCINU Inggris Munawir Aziz kepada NU Online pada Rabu (16/6) sore.
“Telah wafat Pakdhe Kiai Didiek S. Wiyono,Ph.D (Rais Syuriah PCINU United Kingdom), hari ini Rabu, 16 Juni 2021,” katanya.
Munawir menyampaikan bahwa Didiek sangat memperhatikan dan mengurusi NU di Inggris dan negara-negara lain. Sebagai Rais Syuriyah, menurutnya, almarhum tak jarang turun langsung untuk membantu terlaksananya program-program NU.
Dengan basis keilmuannya di bidang Artificial Intelligence, Didiek selalu mendukung inovasi teknologi. Ia baru saja menamatkan studi doktoralnya di kampus di Southampton tahun lalu dan mengabdikan dirinya sebagai pengajar di Universitas Sebelas Maret Surakarta.
Akademisi kelahiran 46 tahun yang lalu itu juga selalu mendukung gerakan-gerakan perbaikan ekonomi untuk Nahdliyin. Hal itu tampak dari inisiasinya dalam membentuk NU Care Lembaga Infak, Zakat, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Inggris. “Didiek concern (fokus) banget membentuk NU Care LAZISNU,” katanya.
Ketika Pandemi Covid-19 mulai melanda dunia, almarhum menyampaikan bahwa penting ada NU Care LAZISNU di Inggris dan negara lain sebagai media untuk membantu banyak orang. “Inisiasinya itu berhasil membantu sangat banyak orang,” lanjut Munawir.
Begitulah kesaksian Munawir yang kerap bertemu dan hampir setiap hari bersama karena sempat tinggal di kota yang sama, dalam beberapa tahun. “Itu di antara yang saya sendiri saksikan. Kami hampir tiap hari bareng. Dalam beberapa tahun ini, kami tinggal dekat di Southampton,” katanya.
Terakhir, Munawir memohon doa kepada segenap Nahdliyin untuk almarhum. “Mohon doanya Bapak/Ibu n sedulur semua. Al-Fatihah,” pungkasnya.
Pewarta: Syakir NF
Editor: Muhammad Faizin
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Beribadah Bukan Transaksi, Meluruskan Hubungan antara Hamba dengan Tuhan
2
Khutbah Jumat: Spirit Sumpah Pemuda, Jangan Bungkam Suara Anak Muda yang Peduli Bangsa
3
Khutbah Jumat: Pentingnya Menolong Tetangga di Tengah Kesulitan Ekonomi
4
Khutbah Jumat: 3 Alasan Pemerintah Wajib Mendengarkan Aspirasi Rakyat
5
NU Online Raih AMSI Awards 2026 Kategori Inovasi Strategi dan Engagement Terbaik
6
PBNU Terima Kunjungan BTN dan BSN, Bahas Akses KPR Subsidi bagi Warga NU
Terkini
Lihat Semua