Ramadhan menjadi ladang pahala dan pengetahuan bagi segenap Muslim. Terlebih santri, bulan suci ini merupakan waktu yang tepat untuk mengumpulkan pundi-pundi ilmu.
Hal inilah yang coba difasilitasi oleh Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PP IPNU) dalam mengisi Ramadhan 1440 H dengan menggelar siaran langsung pengajian Ramadhan bersama pengurus PP IPNU di Instagram resmi PP IPNU setelah tarawih.
"Instagram merupakan salah satu medsos paling favorit di kalangan milenial sehingga kami perlu memberikan edukasi dan dakwah melalui platform ini," ujar Aswandi, Ketua Umum IPNU kepada NU Online, pada Rabu (8/5).
Lebih lanjut, Aswandi mengungkapkan bahwa kegiatan ini bagian dari upaya IPNU untuk meningkatkan mutu dan kualitas sumber daya manusia anggotanya, baik secara spiritual, intelektual, maupun emosional.
"Karena konten berisi pesan spiritual dan intelektual, sedangkan interaksi melalui medsos ini bagian dari pendekatan emosional," ungkapnya.
Selain pengajian tematik seputar Ramadhan, melalui akun media sosialnya, PP IPNU juga menghadirkan infografis bertema Ramadhan, seperti niat dan doa buka puasa, hukum-hukum puasa, dan sebagainya.
"Ini bagian dari dakwah digital kami yang langsung menyasar pelajar karena pengikut kami di Instagram mayoritas usia pelajar dan mahasiswa. 56 persen usia 18-24 tahun," kata Mufarrihul Hazin, Sekretaris Umum PP IPNU.
Oleh karena itu, menurutnya, hal tersebut perlu dimanfaatkan betul agar para pelajar dapat memperoleh manfaatnya. "Setidaknya, jika mereka membuka akun medsosnya, dapat sedikit pencerahan dari akun Instagram resmi PP IPNU," pungkas doktor termuda lulusan Universitas Negeri Surabaya itu. (Syakir NF/Muhammad Faizin)
Terpopuler
1
Kisah Rombongan Gus Dur Diberondong Senapan di Timor Leste
2
Posisi Bangunan KDMP di Rembang Ganggu Akses Jalan, Warga Khawatir Risiko Kecelakaan
3
Haji 2026: 5.426 Jamaah Aceh Siap Terbang, Ini Rute dan Jadwalnya
4
Hukum MenarikĀ UangĀ Parkir di Lahan Orang Lain
5
Safari Diplomatik Terakhir, Gus Yahya Kunjungi Dubes Federasi Rusia
6
Resmikan Klinik di Cilacap, Gus Yahya: Harus Profesional, Bukan Sekadar Khidmah
Terkini
Lihat Semua