Tips Memilih Jurusan Kuliah Berdasarkan Minat dan Prospek
NU Online · Ahad, 26 April 2026 | 21:00 WIB
Ahmad Solkan
Kontributor
Jakarta, NU Online
Bagi siswa kelas 12 SMA, MA, atau sederajat yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, memilih jurusan kuliah tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Diperlukan pertimbangan matang, terutama terkait minat dan prospek ke depan, agar pilihan yang diambil tepat dan mendukung masa depan.
Dosen Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga, Nur Saidah, menjelaskan bahwa aspek utama dalam memilih jurusan kuliah adalah kesesuaian antara minat, bakat, dan kemampuan akademik siswa.
Selain itu, siswa juga perlu memahami karakteristik keilmuan dari jurusan yang dipilih, termasuk beban studi dan pendekatan pembelajarannya.
"Tidak kalah penting, mereka juga harus mempertimbangkan prospek pengembangan diri dan relevansi jurusan atau prodi tersebut dengan kebutuhan masa depan," ujarnya saat dihubungi NU Online pada Ahad (26/4/2026).
Lebih lanjut, ia memaparkan sejumlah tips yang dapat dijadikan acuan oleh siswa dalam memilih jurusan kuliah. Pertama, siswa perlu melakukan eksplorasi diri secara jujur untuk mengetahui bidang yang benar-benar diminati dan dikuasai.
Kedua, siswa perlu melakukan riset mendalam terkait informasi jurusan melalui sumber terpercaya maupun dari pengalaman mahasiswa atau alumni.
Ketiga, siswa dapat memanfaatkan tes minat dan bakat sebagai alat bantu untuk mengenali potensi diri. Keempat, siswa diharapkan tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan.
Ia juga menekankan pentingnya memilih jurusan kuliah berdasarkan kompetensi yang ingin dikuasai. Menurutnya, siswa sebaiknya mengutamakan pilihan jurusan dibandingkan universitas.
"Secara ideal, pertimbangan (terkait) jurusan atau prodi (kuliah) sebaiknya menjadi prioritas utama, karena itu akan menentukan bidang keahlian seseorang," jelasnya.
"Setelah itu, barulah memilih kampus yang memiliki kualitas baik di jurusan atau prodi tersebut. Jadi bukan sekadar memilih kampus terkenal, tetapi memastikan jurusan atau prodi yang diambil memang unggul dan sesuai kebutuhan," tambahnya.
Nur Saidah menegaskan bahwa pemilihan jurusan kuliah yang sesuai dengan minat sangat penting karena dapat memengaruhi motivasi dan keberhasilan selama masa studi.
Menurutnya, kompetensi hasil studi, seperti kemampuan berpikir kritis, analitis, dan etos belajar, tetap menjadi bekal penting, meskipun tidak semua lulusan bekerja sesuai dengan jurusan yang ditempuh.
"Walaupun pada akhirnya tidak semua bekerja sesuai jurusan atau prodi, kemampuan berpikir kritis, analitis, dan etos belajar yang terbentuk dari bidang yang diminati tetap menjadi bekal yang sangat berharga," ungkapnya.
Ia juga menjelaskan terkait pertimbangan jarak dalam menempuh pendidikan, baik kuliah dekat maupun jauh dari rumah. Kuliah jauh dari rumah dapat melatih kemandirian sekaligus memperluas pengalaman sosial.
"Namun, kuliah dekat rumah juga memiliki kelebihan dari sisi efisiensi biaya dan dukungan keluarga," ungkapnya.
"Yang paling penting adalah memastikan lingkungan kampusnya kondusif untuk belajar dan berkembang. Juga tidak kalah penting ridha dan restu kedua orang tua," lanjutnya.
Terpopuler
1
Khutbah Jumat Dzulqadah: Bulan Damai di Tengah Dunia yang Gemar Bertikai
2
Khutbah Jumat: Jangan Halalkan Segala Cara Meski Hidup Sedang Sulit
3
Khutbah Jumat: Menghidupkan Tradisi Membaca di Zaman Serba Instan
4
Khutbah Jumat: Hari Bumi Sedunia, Mari Jaga Alam Kita
5
Khutbah Jumat: Meneladani Persahabatan Nabi dengan Alam
6
Khutbah Jumat: Membuka Jendela Dunia Melalui Budaya Membaca
Terkini
Lihat Semua