Surabaya, NU Online
KH Miftachul Akhyar  Rais Syuriyah PWNU Jatim mengadakan hajatan keluarga hari ini (2/5). Dia menikahkan putranya, Mughits Al Iroqi , dengan putri KH Zubair Rosul PP Putri Salafiyah Kauman Bangil , Nur Madaniyah. Setelah hari ini, rangkaian acara pernikahan berlanjut pada 5 Mei mendatang.  Â
<>
Pada Kamis pagi, seremonial pernikahan Mughits dan Nur  dimulai dengan pengajian dan prosesi akad nikah pertama di Bangil. Â
Acara akan dilanjutkan akad nikah yang kedua  yakni putrinya Maftuchatul Khoiriyah dengan M Kholil Shafaat dari PP Roudlotul Musthofa Lekok Pasuruan putra KH Munir Rahbini (alm). Dilaksanakan pada 5 Mei 2013 di PP Islam Miftachus Sunnah Jl Kedung Tarukan 100 Surabaya kediaman KH Miftah. Kemudian dilanjutkan malamnya dengan resepsi putrinya dan ngunduh mantu buat putranya.     Â
"Ini adalah acara yang sakral dan penting. Diharapkan keduanya berlangsung lancar dan khidmat," ujar  Norhadi Sie acara yang juga Humas PWNU Jatim. Dia mengatakan, akad nikah yang kedua berlangsung di kediaman. Undangan yang hadir kurang lebih seribu orang. Mereka antara lain adalah Pengurus NU se Jatim, tokoh Ulama, pejabat negara, pimpinan Lajnah dan Banom NU, sebagian pengusaha, dan sahabat.
Menurutnya pasti ada yang kelewatan ujarnya, namanya juga manusia pasti ada yang terlewatkan, untuk itu keluarga besar PP Miftachus Sunnah agar dimaafkan.   Â
Dia menambahkan, pada tanggal 5 Mei 2013 depan pondok akan ada pengaturan lalu lintas mengingat jalur menuju Kedung Tarukan  dan Pacar Kembang yang agak macet. Pengaturan dilakukan juga dilakukan aparat keamanan wilayah. Yakni Polsek dan Kodim, serta Banser NU. Untuk itu, pihak pondok memohon pada Ahad malam Senin 5 Mei mendatang atas nama panitia dan Keluarga besar pondok mohon maaf dan terimakasih atas kesadaran menghindari jalan tersebut karena kemacetan pagi untuk akad nikah dan malam untuk resepsi. Tidak kurang 1000 undangan lebih sudah disebar untuk resepsi tersebut.Â
"Acara menggunakan budaya Islam dan Jawa  yang menarik untuk diketahui oleh publik," katanya.Â
Dijelaskannya, rangkaian prosesi pernikahan ini tidak bisa diakses secara bebas oleh media. Namun, panitia sudah menyiapkan TV pool. Serta keterangan media jika diperlukan  Â
Meski menggelar hajatan mantu dua putra dan putri, Norhadi memastikan, KH MIftachul  Akhyar  tetap akan selalu memantau dan mengevaluasi perkembangan kegiatan Konferwil PWNU Jatim yang di gelar akhir Mei 31 Mei-2-3 Juni mendatang,“ katanya.Â
Redaktur: Mukafi Niam
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Peran Masyarakat, Pemerintah dan Keluarga dalam Menciptakan Lingkungan Bebas Perundungan
2
Khutbah Jumat: Pentingnya Menjaga Privasi Anak di Media Sosial
3
Gus Kikin Kenang Perjuangan Nyai Machfudhoh Aly Ubaid untuk NU
4
Syekh Yusuf al-Makassari: Sufi Nusantara yang Ubah Dzikir Jadi Gerakan Pembebasan
5
Kemenkes Tetapkan Tarif Cek Kesehatan Jamaah Haji, Tertinggi Rp1,3 Juta
6
Subsidi Haji dari APBN, MUI: Tak Pengaruhi Keabsahan Ibadah
Terkini
Lihat Semua