Jakarta, NU Online
Seorang tokoh sekelas Gus Dur memiliki banyak pengikut dan pengagum. Mereka juga ingin berkontribusi sesuatu dalam perjuangan yang dilakukan oleh cucu KH Hasyim Asy’ari ini.<>
Bagi kalangan tertentu, mereka seringkali memberi jimat dengan berbagai bentuknya, sebagai upaya untuk membantu melindungi Gus Dur dari santet, sihir dan serangan jahat lainnya. Salah satu pemberiannya adalah sebuah keris yang gagangnya seperti tanduk. Yang memberi mengaku jika jatuh pada orang yang tepat, bisa jadi presiden.
Entah percaya atau tidak terhadap jimat, Gus Dur tidak pernah menolak pemberian tersebut, tetapi diterima sebagai niat baik dari masyarakat. Ketika kantor PBNU dipindah karena gedung lama yang hanya dua lantai dibangun kembali menjadi sembilan lantai, jimat-jimat Gus Dur ikut dirapikan dan terkumpullah sebanyak 2 karung.
H Marsudi Syuhud, sekjen PBNU saat ini, ketika itu yang diminta merapikan dan membawanya ke rumah Gus Dur di Ciganjur. Lalu barang-barang tersebut ditaruh dibawah tempat tidur.
Suatu ketika, ia menanyakan soal keberadaan jimat-jimat tersebut kepada Yenny dan Aries Junaidi, tetapi mereka tak ada yang tahu karena sudah tidak ada lagi di tempat semula, tetapi ketika ia bertanya kepada pengawal Gus Dur, Pak Latief dan seorang santri yang menemani tidur, mereka seringkali melihat jimat-jimat tersebut bergerak sendiri.
Penulis: Mukafi Niam
Terpopuler
1
Para Kiai Sepuh Sarankan Presiden Prabowo Tindak Tegas Pejabat yang Ikut Campur Muktamar Ke-35 NU
2
Ini Jadwal Lengkap Agenda Muktamar ke-35 NU di Tambakberas Jombang
3
KH Ma’ruf Amin: Calon Ketua Umum PBNU Harus Punya Kapasitas Manajerial dan Teknokratis
4
Muktamar Ke-35 NU Dibuka Kamis 27 Agustus Pukul 15.00 WIB oleh Presiden Prabowo
5
Muktamar NU: Absennya Tema Besar dan Agenda Kerakyatan
6
Anjuran Merayakan Maulid Nabi Muhammad dan Dalil-Dalilnya
Terkini
Lihat Semua