Kaum Muda NU perlu Teladani Keberanian Gus Dur
NU Online · Rabu, 26 September 2012 | 23:36 WIB
Kudus, NU Online
Kaum muda Nahdlatul Ulama perlu meneladani sosok Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur terutama keberaniannya dalam bersikap maupun bertindak. Disamping itu pula, kaum muda NU perlu memiliki wawasan dan pergaulan yang luas sebagai dasar membangun pandangan atau sikap moderat dan toleran.
<>
"Dua hal tersebut adalah warisan Gus Dur yang harus diikuti kaum muda NU sekarang," kata Ketua PP ISNU Hasyim Asy'ari kepada NU Online, Rabu (26/9).
Dalam penilainnya, Gus Dur merupakan sosok yang memiliki keberanian bersikap, wawasan dan pergaulan yang luas. Meski sikap dan tindakannya, kata Hasyim, sering mendapat tentangan dari banyak pihak namun Gus Dur tak bergeming.
"Kendati banyak hantaman, Gus Dur tetap maju terus pantang mundur," tandasnya memberikan testimoni.
Dosen Undip Semarang ini menambahkan Gus Dur mempunyai kelebihan dibanding tokoh-tokoh lainnya yakni pergaulan yang luas melampaui komunitasnya (NU) serta keterbukaan dalam bersikap.
“Hal ini yang menjadikan Gus Dur sering memainkan segala peran pada berbagai kondisi, sebagaimana terpilihnya ia menjadi presiden ke 4 lalu,” terang Hasyim mencontohkan.
Kendati kadang berlawanan, kata Hasyim, keberanian Gus Dur menebar benih-benih perbedaan itu merupakan bentuk persemaiannya untuk menumbuh kembangkan demokrasi dan Islam moderat-toleran di Indonesia.
“Melihat perjuangan beliau, kaum muda pasti akan melanjutkan tradisi Gus Dur dalam menapaki terjalnya jalan persemaian demokrasi dan Islam moderat-toleran di negeri ini,” tandas Pria yang juga mantan Komisioner KPU Jawa Tengah ini.
Redaktur : Mukafi Niam
Kontributor : Qomarul Adib
Terpopuler
1
PWNU dan PCNU Se-Yogyakarta dan Jawa Tengah Tolak Pembatasan Ahwa hingga Perubahan Kedudukan Rais Aam
2
Khutbah Jumat: Tahun Baru Hijriah, Momentum Upgrade Diri Menuju Muslim yang Lebih Baik
3
Khutbah Jumat: Spirit Muharram untuk Menghadapi Era Modern
4
Usulan LF PBNU Atasi Perbedaan Awal Bulan Hijriah di Tengah Kesepakatan Imkanur Rukyah
5
Khutbah Jumat Bahasa Jawa: Nguri-uri Kamulyaning Wulan Muharram
6
Khutbah Jumat: Pesan Rasulullah, Jangan Mencari-cari Kesalahan Orang Lain
Terkini
Lihat Semua