Ke Tebuireng, Sinta Nuriyah Tahlilan dan Tabur Bunga
NU Online · Senin, 22 Desember 2014 | 13:00 WIB
Jombang, NU Online
Ada sejumlah kegiatan yang dilakukan Ny Hj Sinta Nuriyah Abdurrahman Wahid selama di Jombang, Jawa Timur. Ia memungkasi aktivitas selama di kota santri tersebut dengan melakukan tahlilan di Pondok Pesantrean Tebuireng.
<>
Didampingi pengurus Pesantren Tebuireng Jombang, ia melakukan tahlilan dan dilanjutkan dengan menaburkan bunga di pemakaman mendiang suaminya, KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), mertuanya KH Wahid Hasyim serta KH Hasyim Asy'ari pada Ahad (21/12).
Tampak mendampinginya KH Lukman Hakiem, serta KH Choliq Kariem atau Gus Hakam yang juga pengurus di pesantren legendaris tersebut. Dan sejumlah pasukan pengamanan presiden (Paspampres) dan Polisi Militer yang mengawal kunjungannya.
"Tidak biasanya beliau dikawal seketat ini," kata Teuku Azwani, salah seorang pengurus pesantren. Demikian juga, tidak ada pemberitahuan sebelumnya dari rombongan kepada pesantren, lanjutnya.
Dengan dipimpin Gus Hakam, Ibu Sinta terlihat khusyuk membacakan kalimat tahlil. Sejumlah rombongan yang juga mengiringi turut larut dalam tahlilan ini. "Usai tahlil, Bu Sinta menaburkan bunga di pusara Gus Dur yang dilanjut ke Kiai Wahid Hasyim dan Hadratus Syaikh," kata Azwani.
Usai acara tabur bunga, salah seorang rombongan menandaskan bahwa bulan Desember merupakan waktu yang istimewa bagi Ibu Sinta. "Desember merupakan bulan penting dalam konteks mengenang Gus Dur," tandas Aan Anshori yang menemaninnya di area pemakaman. Dia berharap spirit perjuangan Gus Dur bisa diteruskan generasi berikutnya, lanjut Aan yang juga aktivis Gusdurian ini.
Dari makam, Sinta masih menyempatkan silaturahim ke rumah Gus Hakam karena istrinya sedang sakit. Setelah itu, ia meneruskan perjalanan ke bandara Juanda Surabaya karena ada acara lain di Jakarta. (Syaifullah/Abdullah)
Terpopuler
1
PWNU dan PCNU Se-Yogyakarta dan Jawa Tengah Tolak Pembatasan Ahwa hingga Perubahan Kedudukan Rais Aam
2
Khutbah Jumat: Tahun Baru Hijriah, Momentum Upgrade Diri Menuju Muslim yang Lebih Baik
3
Khutbah Jumat: Spirit Muharram untuk Menghadapi Era Modern
4
95 Peserta Lolos Verifikasi Administrasi Seleksi Majelis Masyayikh, Berikut Daftarnya
5
Khutbah Jumat Bahasa Jawa: Nguri-uri Kamulyaning Wulan Muharram
6
Khutbah Jumat: Pesan Rasulullah, Jangan Mencari-cari Kesalahan Orang Lain
Terkini
Lihat Semua