Ketua LAZISNU Ingatkan Santri Harus Unggul dalam Filantropi NU
NU Online · Sabtu, 24 Oktober 2020 | 13:35 WIB
Jakarta, NU Online
Ketua NU Care-LAZISNU, H Achmad Sudrajat menyampaikan dalam sejarahnya, santri menjadi motor penggerak perubahan. Saat ini, dengan kemajuan dan perkembangan dunia, di bidang filantropi NU, kiprah santri pun tak boleh kalah.
"Dalam momentum Hari Santri ini perlu kami sampaikan NU Care-LAZISNU tidak hanya ada di Jawa Tengah, tidak hanya ada di Jawa Timur, namun sudah ada 36 titik LAZISNU di luar negeri. Mereka terus bergerak," kata Sudrajat saat memberikan sambutan pada Madrasah Amil NU Care-LAZISNU Purbalingga, Jawa Tengah, Sabtu (24/10).
Melalui virtual, Sudrajat mengatakan kompetensi seluruh amil perlu terus ditingkatkan karena kemajuan selalu berkembang. "Kata kunci untuk merapikan gerakan-gerakan NU yaitu MANTAP sebagai komitmen manajemen Modern, Akuntable, Transparan, Amanah dan Profesional," rincinya.
Ia juga menyebutkan tiga peran sesuai dengan yang diamanahkan dan ajarkan oleh para kiai yaitu hifdzuddiin agar agama tetap rahmatallil'alamiin; hifdzulwathan menjaga negara agar tetap NKRI; dan ketiga hifdzulummat agar umat terus sejahtera dan terus mengikuti ahlisunnah wal jamaah.
Ia mendorong para amil NU Care-LAZISNU Purbalingga bersinergi dan berkolaborasi dengan pengurus PCNU dan banomnya sampai MWCNU dan ranting. Tujuannya agar melebur menjadi satu demi kemajuan NU.
"Hadratussyaikh KH Hasyim Asy'ari mengajarkan kepada kita untuk tetap riadlah dan tirakat dengan penguatan spuritual agar NU, negara, masyarakat dijaga oleh Allah SWT," pungkasnya.
Madrasah Amil NU Care-LAZISNU Kabupaten Purbalingga bertema Gerakan NU Berzakat Menuju Kemandirian Umat. Agenda ini dilaksanakan dua hari, yakni Sabtu dan Ahad, 24-25 Oktober 2020. Berlangsung di Hotel Owabong Bojongsari Kabupaten Purbalingga acara dilakukan dengan menjaga protokol kesehatan.
KH Ahmad Muhdir, Ketua PCNU Kabupaten Purbalingga menyampaikan apresiasi kepada NU Care-LAZISNU Kabupaten Purbalingga yang sudah dapat melaksanakan Madrsah Amil dan selama ini sudah melayani masyarakat.
"Tidak mungkin pengurus LAZISNU main-main dengan uang zakat atau pengelolaan keuangan karena ashnaf dalam zakat sudah jelas dalam Al-Qur'an. Bilamana berani maka silahkan tanggung akibatnya," tuturnya.
Kontributor: Ahmad Prayitno
Editor: Kendi Setiawan
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Beribadah Bukan Transaksi, Meluruskan Hubungan antara Hamba dengan Tuhan
2
Khutbah Jumat: Spirit Sumpah Pemuda, Jangan Bungkam Suara Anak Muda yang Peduli Bangsa
3
Alvin Tedjo, Pria Keturunan Indonesia yang Terpilih sebagai Wali Kota Mississauga di Kanada
4
Khutbah Jumat: Pentingnya Menolong Tetangga di Tengah Kesulitan Ekonomi
5
Khutbah Jumat: 3 Alasan Pemerintah Wajib Mendengarkan Aspirasi Rakyat
6
Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar: Tugas Pengurus Merangkul Semua Elemen, Meningkatkan Kualitas Nahdliyin
Terkini
Lihat Semua